Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Raup Cuan dari Produksi Tongkosan, Juga sebagai Upaya Pelestarian Warisan Budaya

Fatmasari Margaretta • Senin, 23 Oktober 2023 | 02:51 WIB

PELESTARI BUDAYA: Muhammad bin Rahmat mencoba tongkosan hasil produksinya Selasa (1/8). (MUHAMAD BIN RAHMAT UNTUK JPRM)
PELESTARI BUDAYA: Muhammad bin Rahmat mencoba tongkosan hasil produksinya Selasa (1/8). (MUHAMAD BIN RAHMAT UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Produksi penutup kepala berupa tongkosan tidak begitu menguntungkan. Namun, untuk terus menjaga warisan leluhur itu, usaha tersebut terus dijalankan.

Seperti yang dilakukan Muhammad bin Rahmat, dia memproduksi tongkosan dalam sepekan sebanyak 5–10 buah saja. Sebab, tidak setiap hari ada pesanan penutup kepala berbahan kain batik tersebut. ”Jarang ada pesanan,” katanya Sabtu (21/10).

Pria yang akrab disapa Aang itu memproduksi tongkosan saat waktu senggang, terutama pada saat ada pesanan. Sebab, jika diproduksi setiap hari tidak memungkinkan lantaran proses pembuatannya cukup lama karena dilakukan secara manual.

Untuk menghasilkan satu buah tongkosan, Aang perlu menyiapkan beberapa alat. Di antaranya, kain, benang, gunting, dan jarum. Kemudian mengukur lingkar kepala yang bisa disesuaikan dengan ukuran yang diinginkan.

”Setelah semua alat lengkap dan pengukuran lingkar kepala sudah tuntas, tinggal siapkan karton untuk membentuk lengkungan pada tongkos,” ujarnya.

Tongkos hasil produksinya itu dipasarkan melalui media sosial berupa Instagram, WhatsApp, dan Facebook. Satu buah tongkosan dijual dengan harga Rp 150–350 ribu. Harga disesuaikan dengan kualitas kain batik yang digunakan.

”Selain dijual dan dipasarkan di Bangkalan, alhamdulillah tongkosan ini juga terjual hingga ke luar daerah,” urainya. (za/pen)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Fatmasari Margaretta
#bangkalan #Trending #penutup kepala #tongkos #budaya #radar madura #ekraf