SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Memiliki bakat membuat kerajinan gerabah tidak disia-siakan Syafiuddin. Warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, itu merintis usaha. Yakni, membuat gerabah dan menjualnya untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Home industry itu dimulai dari awal 2022 lalu dan berlangsung hingga sekarang. Sudah ada ratusan gerabah dengan berbagai ukuran yang berhasil diciptakan dan terjual. Misalnya vas bunga. ”Kecamatan Karang Penang biasanya dikenal sebagai produsen genting. Kalau saya pilih membuat vas bunga,” katanya.
Menurut dia, vas bunga buatannya dibuat dengan beragam ukuran. Harganya berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 90 ribu per item. Harga vas bunga bergantung ukuran dan permintaan khusus dari pemesan. ”Semakin mahal kalau ada permintaan khusus perihal model dan warnanya,” ulasnya.
Dijelaskan, pola pemasaran yang dipilih mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya memanfaatkan media sosial. Promosi produk berbasis teknologi tersebut membuat produknya diketahui publik. ”Pendapatan saya tidak menentu. Bergantung seberapa banyak produk yang laku. Dalam sebulan saya pernah mendapat penghasilan hingga Rp 1 juta,” terangnya. (jun/yan)
Editor : Abdul Basri