PAMEKASAN – Hunian nyaman, aman, prestisius, dan eksklusif sudah hadir di Pamekasan. Ini menggembirakan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian baru nan nyaman. Perumahan elite itu terletak di Jalan Jokotole, Pamekasan.
Perumahan Bani Residence satu-satunya developer di Kota Pamekasan yang mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan bangunan kelas satu. Perumahan Bani Residence menuai pujian dari berbagai kalangan.
Aktor laga fenomenal Choky Andriano datang langsung dari Jakarta ke Pamekasan dalam acara Gathering dan Launching Bani Residence di Hotel Putri, Jumat (26/4). Choky memberi selamat kepada direktur utama Bani Grup atas proyek perumahan mewah itu.
”Saya lihat desain bangunan Perumahan Bani Residence sama dengan di Jakarta. Bagus dan mewah sekali,” ucap Choky.
Direktur Utama Bani Grup Ali Zaenal mengatakan, dia sudah terbiasa membangun ruko. Menurut dia, ini kali pertama membangun hunian mewah dan eksklusif di Pamekasan. Ruko miliknya mendominasi wilayah kota.
Tetapi kali ini, dia memiliki inovasi dan konsep baru untuk membangun hunian mewah. ”Ide dibangunnya hunian ini dari saya. Saya berkeyakinan akan membuka hunian yang tampil beda daripada hunian lainnya,” ucap Bani, panggilan akrab Ali Zaenal.
Bani menyampaikan, Perumahan Bani Residence memiliki 30 unit rumah hunian dan enam unit ruko. Sebelum di-launching, enam ruko sudah laku terjual. Sementara hunian rumah tersisa 11 unit.
Bani menamakan tipe rumah hunian Bani Residence dengan nama-nama raja di Madura. Seperti tipe Jokotole, Trunojoyo, dan Ronggosukowati. Dia berharap, hunian itu dapat menjadi contoh bagi developer lain untuk mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan eksklusif dengan desain mewah.
Rumah hunian dan ruko di Bani Residence memiliki konsep berbeda. Setiap tipe disesuaikan dengan karakter pembeli. Tipe Jokotole, misalnya. Model hunian untuk satu keluarga yang lengkap. Disediakan kamar atau ruangan untuk pembantu, gudang, dan lain-lain.
Tipe Ronggosukowati, model hunian lebih ke arah taman yang menyimbolkan keceriaan keluarga dan diutamakan untuk keluarga kecil. Tipe Trunojoyo, model hunian dengan lahan yang sempit, namun tetap dapat memaksimalkan setiap sudut.
”Kesulitan tidak ada. Insyaallah tidak ada beda antara Pamekasan dengan tempat lain. Kami sudah menguasai model-model pembangunan dari berbagai jenis dan link kami lengkap,” ucap Konsultan Bani Residence Muhammad Nawir.
Diungkapkan, sengaja memilih Jalan Jokotole untuk lokasi hunian Bani Residence karena tanah di Pamekasan mahal. Di Jalan Jokotole harga tanah relatif mahal. Yakni, Rp 10 juta–Rp 15 juta per meter.
Mahalnya harga tanah sangat wajar karena letak geografis Pamekasan cukup sempit. Dari situ, kompetitor tidak mungkin mengikuti langkah Bani Residence karena tanah di Jalan Jokotole mahal.
”Oleh karena itu, dari tanah yang mahal, lokasi yang mahal, saya pilih konsultan yang luar biasa. Ditambah lagi, saya sering komunikasi dengan sahabat saya Choky Andriano, bagaimana konsep-konsep perumahan di Jakarta. Saya adopsi dan saya letakkan di Pamekasan,” jelas Bani.
Bani menambahkan, ke depan pihaknya akan melakukan pengembangan lagi di lokasi yang sama, di Jalan Jokotole. Dia sudah menyiapkan tanah seluas 3–4 hektare. Nantinya, tanah itu akan dibangun hotel, ballroom, dan gedung pertemuan. ”Kami juga akan menambah hunian dan business center. Kami mohon doanya,” ucap dia.
Editor : Abdul Basri