Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Viral Video Tiktok Kecurangan Penyelenggara Pemilu di Ketapang, Ini Penjelasan Ketua KPU Sampang

Hendriyanto • Selasa, 13 Februari 2024 | 15:39 WIB
HOAX: Cuplikan video viral tentang kecurangan tim Prabowo Gibran di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang ternyata video lawas tentang Pilkades 2019 di desa tersebut.
HOAX: Cuplikan video viral tentang kecurangan tim Prabowo Gibran di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang ternyata video lawas tentang Pilkades 2019 di desa tersebut.

SAMPANG, RadarMadura.id – Beredar video viral tentang kericuhan tahapan pemilu di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Video berduasi 26 detik itu tersebar di sejumlah grup whatsapp pada Senin (12/2/2024) sore.

Video tersebut di upload oleh akun HA1FA melalui saluran video media sosial Tiktok. Sudah ditonton lebih dari 120,9 ribu. Diteruskan ke 953 akun dan mendapat 3.340 tanda like.

Video tersebut menggambarkan kondisi masyarakat yang sedang cekcok mulut. Terlihat sejumlah massa membawa senjata tajam berupa celurit. Semua percakapan dalam video tersebut berbahasa Madura.

Didalam video terdapat tulisan : “hari ini di desa bira barat. Masyarakat pro AMIN ngamuk lantaran surat Formulir C6 Pemilu/ surat pemberitahuan kepada pemilih untuk mengikuti pemungutan suara tidak mau di bagikan oleh oknum tertentu yang di prakarsai oleh Tim pemenangan pasangan Prabowo Gibran.

Disebutkan jika keributan itu terjadi di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang. Konten tersebut mendiskeditkan kecurangan dilakukan oleh tim pemenangan pasangan capres cawapres Prabowo-Gibran.

“Rencana undangan  tidak mau disebar (oleh panitia). Undangan harus disebar,” teriak salah seorang warga di dalam video dengan berbahasa Madura.

Narasi yang ingin dibangun dalam video tersebut untuk menunjukkan bahwa telah terjadi kecurangan panitia penyelenggara pemilu. Yaitu adanya sabotase undangan yang tidak disebar oleh panitia yang berafiliasi dengan pasangan capres Prabowo-Gibran.

Berdasarkan hasil penelusuran berbagai sumber tim Cek Fakta RadarMadura.id, video Tiktok itu hoax atau termasuk disinformasi. Konten tersebut tidak ada kaitannya dengan pemilu 2024.

Dari hasil penelusuran, video tersebut berkaitan dengan cekcok pemilihan kepada desa (Pilkades) Bira Barat, Ketapang. Peristiwanya terjadi pada Kamis (21/11/2019).

Kemudian, oleh pemilik akun HA1FA dinarasikan seolah-olah terjadi kecurangan yang dilakukan oleh kubu paslon Prabowo-Gibran pada pemilu 2024.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang Addy Imansyah juga membenarkan jika video viral itu hoax. Video tersebut merupakan peristiwa pilkades serentak 2019.

”Video ini tidak ada kaitannya dengan penyampaian undangan C Pemberitahuan pada pemilu 2024 di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang. Sejauh ini penyampaian C Pemberitahuan berjalan dengan lancar,” terang Addy. (dry)

Editor : Hendriyanto
#pemilu #tiktok #sampang #Prabowo-Gibran #hoax #viral #kpu #ketapang #video