Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BPJS Kesehatan Pastikan Kepesertaan JKN Jamaah Haji Sumenep Aktif

Hendriyanto • Minggu, 27 April 2025 | 01:55 WIB

KOMITMEN: BPJS Kesehatan Pamekasan memberikan materi Bimbingan Manasik Haji Massal di Kabupaten Sumenep, di Graha Wicaksana Abdi Negara (KORPRI), Jumat (25/4).
KOMITMEN: BPJS Kesehatan Pamekasan memberikan materi Bimbingan Manasik Haji Massal di Kabupaten Sumenep, di Graha Wicaksana Abdi Negara (KORPRI), Jumat (25/4).

SUMENEP, RadarMadura.id – BPJS Kesehatan memastikan seluruh jamaah haji asal Kabupaten Sumenep terdaftar aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepastian tersebut disampaikan saat kegiatan Bimbingan Manasik Haji Massal di Graha Wicaksana Abdi Negara (KORPRI) pada Jumat (25/4/2025).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Nuzuludin Hasan, mengatakan, keikutsertaan BPJS Kesehatan dalam acara ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama pemerintah pusat untuk menjamin perlindungan kesehatan dasar bagi jamaah haji, petugas haji, dan keluarga mereka.

"Seluruh jamaah haji Kabupaten Sumenep diharapkan sudah terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan. Pengecekan statusnya bisa dilakukan langsung di kantor BPJS atau melalui layanan WhatsApp Pandawa," ujarnya.

Menurut Nuzuludin, keberadaan JKN memberikan manfaat besar, termasuk untuk anggota keluarga jamaah yang tinggal di tanah air. Dengan perlindungan kesehatan tersebut, jamaah dapat beribadah dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan keluarga.

Baca Juga: Dukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, BPJS Kesehatan Pamekasan Mou Dengan UNIRA

Selain itu, selama masa di embarkasi, jamaah yang mengalami keluhan kesehatan seperti pusing, batuk, atau sakit lain akan mendapatkan pelayanan medis, bahkan rujukan ke rumah sakit bila diperlukan.

"Menjaga kesehatan sejak masa tunggu hingga keberangkatan ke embarkasi sangat penting agar ibadah haji tidak terganggu," tegasnya.

Nuzuludin juga memperkenalkan aplikasi Mobile JKN yang dapat digunakan untuk merekam riwayat pemeriksaan dan skrining kesehatan peserta. Melalui aplikasi ini, dokter di tanah suci dapat dengan mudah mengakses riwayat medis jamaah jika diperlukan.

"Mobile JKN memudahkan monitoring kesehatan jamaah, terutama saat ada kebutuhan penanganan medis di tanah suci," jelasnya.

Baca Juga: BRI Dorong UMKM Minuman Herbal Kian Percaya Diri Garap Pasar Luar Negeri

Ia mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan sejak sebelum berangkat, selama pelaksanaan ibadah, hingga kepulangan ke Indonesia. BPJS Kesehatan, bersama seluruh pemangku kepentingan, berkomitmen mendukung kelancaran ibadah haji jamaah Indonesia.

"Harapannya, program JKN dapat membantu seluruh jamaah haji mendapatkan pelayanan kesehatan optimal," pungkasnya. (lil)

Editor : Hendriyanto
#Jemaah haji #sumenep #jaminan kesehatan #pamekasan #bpjs kesehatan #madura