Bangun Pendidikan Berintegritas, Dispendik Geliatkan Program Kadisdik Menyapa

Hera Marylia • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 20:45 WIB
AKRAB: Kepala Dispendik Bangkalan H. Moch. Musleh saat mendatangi sekolah-sekolah menyapa langsung para siswa Rabu (4/11). (DISPENDIK BANGKALAN UNTUK JPRM)
AKRAB: Kepala Dispendik Bangkalan H. Moch. Musleh saat mendatangi sekolah-sekolah menyapa langsung para siswa Rabu (4/11). (DISPENDIK BANGKALAN UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Mutu pendidikan tidak bisa hanya diukur di atas kertas atau dari balik meja kerja.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan meluncurkan dua inovasi sekaligus. Yakni, Kadisdik Menyapa dan Hotline Kadisdik.

Terobosan itu ditempuh untuk memastikan pengawasan di lapangan berjalan optimal dan saluran aspirasi warga terbuka lebar.

Gebrakan anyar itu ditegaskan oleh Kepala Dispendik Bangkalan Moch. Musleh.

Baca Juga: Persaingan Mobil Listrik China Makin Panas, Dongfeng Incar Baterai CATL Shenxing Gen 3

Menurutnya, kualitas pendidikan yang ideal harus dibangun di atas pijakan keterbukaan, kedisiplinan, integritas, serta kepedulian nyata terhadap kondisi di sekolah.

”Pendidikan tidak boleh hanya dinilai dari laporan administratif semata. Kita harus melihat langsung kondisi sekolah, mendengar suara guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga masyarakat. Semua temuan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya.

Program Kadisdik Menyapa (Mendatangi Nyata, Sapa, Periksa dan Aspirasi) dirancang sebagai instrumen pengawasan partisipatif tanpa rekayasa.

Lewat program itu, Kadisdik bersama jajaran melakukan kunjungan mendadak ke sekolah-sekolah untuk memotret kondisi riil di lapangan.

Ada empat fokus utama dalam sidak Kadisdik Menyapa.

 Yakni, validasi kehadiran ASN atau guru hadir dan menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan dan jam kerja yang berlaku, audit kondisi infrastruktur sarana dan prasarana (sarpras), penyerapan aspirasi warga sekolah, serta langkah pembinaan dan tindak lanjut atas temuan di lapangan.

KADISDIK MENYAPA: Kepala Dispendik Bangkalan H. Moch. Musleh saat mendatangi UPTD SDN Pejagan 7, Rabu (4/11). (DISPENDIK BANGKALAN UNTUK JPRM)
KADISDIK MENYAPA: Kepala Dispendik Bangkalan H. Moch. Musleh saat mendatangi UPTD SDN Pejagan 7, Rabu (4/11). (DISPENDIK BANGKALAN UNTUK JPRM)

”Kunjungan bisa bersifat mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ini bukan sekadar inspeksi untuk mencari kesalahan, melainkan ruang dialog untuk mencari solusi bersama,” bebernya.

Sebagai pelengkap pengawasan di lapangan, Dispendik Bangkalan juga membuka Hotline Kadisdik.

Layanan pengaduan tersebut memanfaatkan kanal digital hingga tatap muka demi mempermudah wali murid dan masyarakat menyampaikan laporan maupun saran.

”Kami sediakan hotline untuk mempermudah wali siswa dan masyarakat untuk menyampaikan laporan atau saran,” paparnya.

Masyarakat bisa mengadu langsung via WhatsApp Hotline Kadisdik di nomor handphone 0813-7281-2345 atau WhatsApp Center di 0852-3613-7770.

Selain itu, pengaduan juga dilayani lewat laman resmi dispendik.bangkalankab.go.id, email, SP4N LAPOR hingga datang langsung ke kantor Dispendik Bangkalan.

”Pengaduan bisa melalui hotline yang kami sediakan atau datang ke kantor dispendik langsung,” tegasnya.

Musleh berharap sinergi dua inovasi tersebut mampu mempercepat penanganan masalah pendidikan di Kota Dzikir dan Salawat.

Hal itu sejalan dengan moto pelayanan Dispendik Bangkalan, Mendidik dengan Hati, Melayani secara Prima.

”Kemajuan pendidikan butuh keberanian melihat kenyataan di lapangan dan kesediaan mendengar suara masyarakat. Pembangunan pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya. (za/jup)

Editor : Hera Marylia
Kadisdik Menyapa Hotline Kadisdik dispendik inovasi layanan