BANGKALAN, RadarMadura.id – Ekosistem pembayaran nontunai makin masif merambah sektor kuliner di Kabupaten Bangkalan.
Salah satunya pada Tomoro Coffee yang kini mengoptimalkan integrasi teknologi pembayaran digital.
Penerapan sarana pembayaran modern berupa Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta mesin Electronic Data Capture (EDC) Bank Rakyat Indonesia (BRI) terbukti membawa dampak signifikan.
Kehadiran fasilitas perbankan tersebut mampu mempermudah alur transaksi harian secara menyeluruh.
Bagi manajemen kedai, digitalisasi sistem pembayaran ini tidak sekadar mempercepat proses bertransaksi di kasir.
Baca Juga: BRI Raih Empat Penghargaan, Perkuat Inklusi Keuangan dan Pembiayaan UMKM
Penggunaan perangkat perbankan tersebut juga berimplikasi langsung pada efisiensi operasional harian.
Owner Tomoro Coffee Bangkalan Nina Aisyah Hakim mengungkapkan, skema pembayaran digital berbasis QRIS menjadi pilihan favorit para pengunjung, terutama dari kalangan anak muda.
Di sisi lain, pembukuan dan pencatatan arus kas kedai menjadi jauh lebih teratur serta sistematis.
”Pembayaran menggunakan QRIS permudah transaksi, pembukuan keuangan juga lebih sistematis,” jelasnya.
Nina menjelaskan, ketersediaan sarana transaksi digital tersebut juga menyelesaikan persoalan teknis di lapangan.
Pengelola kini tidak perlu lagi direpotkan dengan urusan penyediaan uang tunai kembalian bagi para pelanggan.
Baca Juga: Qlola Mobile BRI Hadir, Nasabah Korporasi Bisa Pantau Keuangan secara Real-Time
Kedai yang beroperasi hingga dini hari itu turut menawarkan fleksibilitas pembayaran bagi para pelanggannya.
Selain pemindaian kode QR yang fleksibel, akses penggunaan kartu debit maupun kartu kredit via mesin EDC BRI menjadi sarana alternatif yang sangat diandalkan.
Kehadiran opsi pembayaran tersebut memberikan kenyamanan ekstra bagi para penikmat kopi yang mengutamakan praktisitas.
Proses transaksi berjalan jauh lebih cepat, aman, dan efisien tanpa perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.
”Metode pembayaran QRIS dan EDC dari BRI membuat transaksi lebih mudah,” sambungnya.
Sinergi yang terjalin antara pelaku usaha kuliner dan pihak perbankan ini menjadi potret nyata keberhasilan digitalisasi ekonomi daerah.
Baca Juga: BRI Konsisten Buyback Saham, Fundamental Perseroan Topang Prospek Jangka Panjang
Pengelola kedai dapat memantau setiap transaksi masuk secara real-time guna mempermudah evaluasi penjualan harian.
Branch Office Head BRI Bangkalan Dwi Floresvita RS menegaskan bahwa pihak perbankan berkomitmen penuh untuk terus mendorong penguatan ekosistem digital.
BRI bakal berkesinambungan mendampingi perkembangan pelaku UMKM lokal melalui perluasan dan kemudahan akses sarana pembayaran digital.
”BRI terus berkomitmen untuk mendorong penguatan digital para pelaku UMKM, termasuk kemudahan dalam bertransaksi,” tuturnya. (za)
Editor : Hera Marylia