Hari Museum Nasional, Disbudpar Bangkalan Nihil Event

Hera Marylia • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:57 WIB
BENDA BERSEJARAH: Koleksi benda yang terdapat di Museum Cakraningrat Bangkalan. (DISBUDPAR BANGKALAN UNTUK JPRM)
BENDA BERSEJARAH: Koleksi benda yang terdapat di Museum Cakraningrat Bangkalan. (DISBUDPAR BANGKALAN UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Hari Museum Nasional diperingati setiap 12 Oktober. Namun, tahun ini momen itu berlalu tanpa aktivitas di Museum Cakraningrat Bangkalan.

Berdasar pantauan koran ini Senin (12/10), museum yang menyimpan jejak sejarah dan kebudayaan tersebut sepi pengunjung.

Tidak ada pameran maupun kegiatan edukasi untuk mengenalkan benda-benda bersejarah kepada masyarakat.

Pemilik Museum Mini Ambyar Nyamil menyesalkan kondisi itu.

Dia berharap, pemerintah, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan, lebih aktif mendorong pelestarian museum.

Salah satunya dengan mengajak pelajar berkunjung agar mengenal benda-benda peninggalan masa lalu.

Menurut dia, museum tidak seharusnya hanya menjadi tempat menyimpan koleksi.

Keberadaannya perlu dimanfaatkan sebagai ruang belajar untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya bangsa sejak dini. 

Dengan begitu, generasi muda tidak kehilangan jati diri di tengah pengaruh budaya asing.

”Kami mohon kepada pemerintah, khususnya disbudpar, mendorong anak didik mendatangi museum. Mereka perlu belajar tentang benda-benda zaman dulu agar semakin mencintai budaya bangsa sendiri,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangkalan Ismail mengakui tidak ada kegiatan tahun ini.

Begitu pun saat ditanya mengenai peniadaan agenda perayaan Hari Museum Nasional, pelestarian museum, hingga penambahan koleksi.

Dia belum memberikan penjelasan. ”Tidak ada tahun ini,” ujarnya. (ina/yan)

Editor : Hera Marylia
Hari Museum Nasional sepi pengunjung ruang belajar museum sejarah