PDAM Hanya Mampu Setor Retribusi Rp 300 Juta

Amin Bashiri • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 06:47 WIB
PELAYANAN: Petugas sedang mengecek volume air yang ada di area Sampang Sport Center.
PELAYANAN: Petugas sedang mengecek volume air yang ada di area Sampang Sport Center.

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura - Mulai tahun ini Perumdam Trunojoyo diminta untuk menyetor retribusi. Target itu ditetapkan seusai perubahan anggaran keuangan (PAK).

Kabid Keuangan Perumdam Trunojoyo mengatakan, salah satu poin pada perubahan anggaran adalah memaksimalkan PAD dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kontribusi penyetoran retribusi itu telah ditetapkan dengan target yang telah disepakati. ”Hasil pembahasan Perumdam sudah wajib setor,” katanya.

Menurutnya, sebelumnya perusahaan daerah penyedia air bersih itu belum menyetor retribusi. Sebab, pendapatan yang diperoleh selama ini masih digunakan untuk menalangi tanggungan di internal.

”Awal tahun kami masih belum setor, tapi setelah ada perubahan dan dilakukam evaluasi hasil keuangan, memutuskan PDAM tetap menyetor retribusi,” tambahnya.

Meski begitu, lanjut dia, retribusi yang disetor pada tahun ini masih seadanya. Perusahaan plat merah di Jalan Rajawali itu hanya mampu menyetor retribusi sebesar Rp 300 juta.

”Sebab kami (perusahaan) masih dalam posisi merugi, jadi belum memenuhi target,” ungkapnya.

Menurutnya, pendapatan yang diperoleh perusahaanya mengalami penyusutan. Fenomena tersebut disebabkan oleh musim kemarau yang berdampak pada pelayanan dan pendapatan. Sehingga berdampak juga pada penagihan.

”Tahun depan kami juga belum bisa memprediksi dapat berapa. Oleh karena itu, kami akan melakukan pembahasan termasuk analisa untuk mengetahui tanggungan,” paparnya.

Kabag Perekonomian Setkab Sampang Kustantinah menyampaikan, pada pembahasan perubahan anggaran target PAD setiap BUMD juga dievaluasi. Hasil audit dan rencana umum pengadaan saham (RUPS) tiga BUMD milik Pemkab Sampang  juga disesuaikan.

”Termasuk PT GSM target tahun ini Rp 600 juta yang semula ditarget Rp 1 miliar. Sedangkan Bank Sampang mengalami penambahan dari Rp 1,320 miliar menjadi Rp 1,344 miliar,” tandasnya. (ay/yan)

Editor : Amin Bashiri
PAD BUMD pemkab sampang pdam