UTM Peduli Beri Bantuan di Daerah Terdampak Bencana, Demi Menjaga Keberlanjutan Pendidikan Siswa

Hera Marylia • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 19:18 WIB
BEREMPATI: Tim UTM Peduli menyerahkan bantuan ke SMPN 8 Komodo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang diwakili Aloysia Moto Kamis (1/10). (UTM UNTUK JPRM)
BEREMPATI: Tim UTM Peduli menyerahkan bantuan ke SMPN 8 Komodo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang diwakili Aloysia Moto Kamis (1/10). (UTM UNTUK JPRM)

MANGGARAI BARAT, RadarMadura.id – Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menunjukkan kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan siswa di daerah terdampak bencana. Yakni, di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gerakan UTM Peduli hadir dengan memberikan bantuan berupa lima unit Smart TV dan sebagai sarana pendukung pembelajaran lainnya.

Selain itu, UTM juga hadir dengan memberikan pendampingan trauma healing bagi siswa korban bencana. Kegiatan positif tersebut dilaksanakan sejak Minggu (27/9)–Kamis (1/10).

Rektor UTM Prof. Dr. Safi’ mengutarakan, kehadiran UTM Peduli merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: BMS Zona 10 Jadi Ajang Adu Skill Plus Jaga Sportivitas, Tim dari Tiga Kabupaten Ramaikan Persaingan

Tetapi, juga hadir memberikan dukungan ketika masyarakat membutuhkan solidaritas dan perhatian.

”Melalui kegiatan tersebut, UTM berupaya membantu keberlanjutan proses pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aktif, dan mendukung proses pemulihan siswa,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat Oktavianus Andi Bona mengapresiasi kepedulian dan keterlibatan UTM dalam mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana. Khususnya di bidang pendidikan.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Gabriel Ferdi.

Dia menyebut, dukungan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperkuat keberlanjutan pendidikan serta membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa.

”Bantuan yang disalurkan UTM menjadi bagian penting untuk keberlanjutan pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga: Empat Tahun Berturut-turut, BRI Pertahankan Pengakuan S&P Global Sustainability Yearbook

Tim UTM Peduli Ir. M. Latif menyatakan, support yang dilaksanakan berupa penyaluran bantuan secara langsung kepada sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Manggarai Barat.

Yakni, di MTsN 1 Manggarai Barat, SMPN 2 Lembor Selatan, SMA 2 Lembor, SMPN 2 Komodo, SMPN 3 Komodo, dan SMPN 8 Komodo.

”Sebanyak lima unit Smart TV diberikan sebagai sarana pendukung pembelajaran. Selain itu, UTM juga menyalurkan peralatan olahraga yang dapat dimanfaatkan siswa untuk mendukung berbagai aktivitas di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Sarana pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan proses belajar mengajar yang lebih interaktif dan menarik.

Sementara itu, peralatan olahraga menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas fisik, membangun kebersamaan, serta menciptakan suasana sekolah yang lebih aktif dan positif.

”Dukungan terhadap pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas. Lingkungan belajar yang baik juga perlu dibangun melalui dukungan yang dapat menumbuhkan semangat, rasa percaya diri, dan harapan siswa untuk terus belajar,” sambungnya.

Selain itu, trauma healing menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian UTM Peduli di Manggarai Barat. Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk berekspresi, berinteraksi, bermain.

”Kegiatan ini untuk membangun kembali rasa percaya diri melalui suasana yang menyenangkan dan suportif,” katanya.

Proses pemulihan pendidikan tidak hanya menyangkut pemenuhan kebutuhan fasilitas, tetapi juga perhatian terhadap aspek psikososial siswa.

Baca Juga: Gelar Pameran Tunggal Seni Lukis Pertama di Bangkalan, Amelia Usung Tema Berkarya Mencari Jati Diri

Dukungan tersebut penting agar siswa dapat kembali merasa nyaman dalam menjalani aktivitas belajar dan berinteraksi di lingkungan sekolah.

Melalui trauma healing, UTM berupaya menghadirkan pendampingan yang humanis dengan memberikan pengalaman positif sekaligus membangun kembali optimisme siswa dalam melanjutkan proses pendidikan.

Semangat tersebut menjadi bagian dari gerakan UTM Peduli, perguruan tinggi tidak sekadar hadir melalui bantuan material, tapi juga melalui kepedulian, pendampingan, dan kebersamaan bersama masyarakat.

Kehadiran UTM di Manggarai Barat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan proses belajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa.

UTM juga berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya di Madura, tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia yang membutuhkan dukungan.

”Gerakan tersebut menjadi wujud semangat Kampus Berdampak, kontribusi perguruan tinggi dapat hadir melalui berbagai bentuk kepedulian dan pengabdian,” paparnya.

Dari Manggarai Barat, UTM membawa pesan sederhana yakni pendidikan harus terus berjalan, semangat harus terus tumbuh, dan setiap siswa berhak memiliki kesempatan untuk bangkit dan menatap masa depan. (za/jup)

Editor : Hera Marylia
Manggarai Barat UTM Peduli pemulihan pendidikan korban bencana kepedulian