BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan menggelar rapat koordinasi (rakor) dan pembinaan kepala UPTD SMP Negeri se-Kabupaten Bangkalan.
Kegiatan di Aula 2 Dispendik Bangkalan, Minggu (27/9), itu diikuti 55 kepala SMP negeri, termasuk SMP Satu Atap (Satap).
Rakor membahas sejumlah agenda kedinasan. Di antaranya, kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), program Pemkab Bangkalan, hingga pengelolaan satuan pendidikan.
Para kepala sekolah juga diingatkan memperkuat tata kelola, kedisiplinan, integritas, dan mutu layanan pendidikan.
Kepala Dispendik Bangkalan Moch. Musleh Bahri menekankan kepala sekolah (Kepsek) tidak hanya berperan sebagai pemimpin pembelajaran, tetapi juga penggerak perubahan.
Kepsek didorong menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman serta meningkatkan literasi, numerasi, prestasi, dan karakter peserta didik.
Kepala UPTD SMPN 1 Tanjungbumi Ahmad Sabarudin mengatakan, salah satu pembahasan berkaitan dengan pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah.
Dispendik berupaya memenuhi kebutuhan tersebut melalui program revitalisasi gedung sekolah.
Selain itu, pelaksanaan program ditegaskan tanpa potongan maupun pungutan.
Sementara itu, Kabid Pembinaan SMP Dispendik Bangkalan Muhaimin menyampaikan, rakor juga membahas sejumlah program prioritas Kemendikdasmen.
Di antaranya digitalisasi pembelajaran, tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat, tujuh jurus BK Hebat, literasi dan numerasi, serta revitalisasi UKS. (ina/han)
Editor : Hera Marylia