Lampu PJU di Akses Jembatan Suramadu Mati, Pengendara Resah

Hera Marylia • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 08:10 WIB
GELAP: Lampu PJU di akses Jembatan Suramadu, Desa Petapan, Kecamatan Labang, mati pada Senin (28/9) malam. (BAGUS S DHARMAWAN UNTUK JPRM)
GELAP: Lampu PJU di akses Jembatan Suramadu, Desa Petapan, Kecamatan Labang, mati pada Senin (28/9) malam. (BAGUS S DHARMAWAN UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Lampu penerangan jalan umum (PJU) sangat dibutuhkan pengendara yang beraktivitas pada malam hari.

Khususnya di akses Jembatan Suramadu, mulai simpang tiga Dusun Tangkel, Kecamatan Burneh, hingga Desa Petapan, Kecamatan Labang.

Hal itu disampaikan Bagus S. Dharmawan, pengendara roda dua yang melintas di jalur Desa Petapan, Kecamatan Labang, pada Senin (28/9) malam.

Dia menuturkan, sejumlah PJU mulai dari pertigaan Tangkel hingga area SPBU banyak yang mati.

"Sayang sekali, fasilitasnya ada, tapi tidak berfungsi dengan baik," ujarnya.

Dia mengatakan, jika kondisi itu dibiarkan bisa membahayakan pengendara. Apalagi, kata dia, di jalur tersebut aspal tidak terlalu rata alias berlubang.

"Kalaupun mengandalkan lampu sorot dari kendaraan lain langsung nyentrong ke mata. Jadi, tolong segera dibenahi. Kasihan pengendara yang bepergian malam hari," tuturnya.

Bagus berharap, instansi terkait segera melakukan perbaikan. Sebab, keberadaan PJU sangat penting untuk menunjang keselamatan pengendara.

"Apalagi, di jalur itu terkenal dengan daerah rawan perampokan," tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Lampu PJU Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Miftahuddin menyampaikan terima kasih atas laporan warga tersebut.

Dia berjanji segera menindaklanjuti informasi itu dengan menyampaikan kepada pimpinan.

"Terima kasih atas laporannya. Saya sampaikan ke pimpinan agar dikoordinasikan dengan lembaga terkait. Yakni, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)," tandasnya. (ina/yan)

Editor : Hera Marylia
pju mati jembatan suramadu penerangan