Gagasan dan Visi-Misi Lima Bakal Calon Rektor Universitas Trunodjoyo Madura

Hera Marylia • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 20:38 WIB
KOMPAK: Lima kontestan Pemilihan Rektor (Pilrek) UTM periode 2026–2030.
KOMPAK: Lima kontestan Pemilihan Rektor (Pilrek) UTM periode 2026–2030.
 
Prof. Dr. Erma Rusdiana, S.H., M.H.
Prof. Dr. Erma Rusdiana, S.H., M.H.

UTM Baru, Prestasi Baru

Prof. Dr. Erma Rusdiana, S.H., M.H., mengusung visi besar untuk membawa kampus kebanggaan masyarakat Pulau Garam menembus panggung dunia. Jargon yang dia usung, ”UTM Baru, Prestasi Baru” dan semangat "UTM Berdampak 2030”.

Dekan FH UTM itu berkomitmen akan mengakselerasi ekosistem Tridarma Perguruan Tinggi yang berbasis nilai-nilai Pancasila serta kearifan lokal Madura guna meningkatkan daya saing global. ​Langkah transformasi tersebut ditopang oleh lima misi strategis utama.

Prof. Erma berfokus pada peningkatan mutu pendidikan yang adaptif dan relevan. Serta penguatan riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, percepatan transformasi digital dan artificial intelligence (AI) dalam tata kelola kampus, perluasan jejaring internasionalisasi, hingga pengembangan SDM dan talenta unggul yang berkarakter. (za/jup)

 

Prof. Dr. Safi’
Prof. Dr. Safi’

Menuju Kampus Berstandar Internasional 

Prof. Dr. Safi’ mengusung semangat kesinambungan dan lompatan kualitas. Dia telah menyusun gagasan strategis menuju kampus berstandar internasional yang unggul, berdampak, dan berdaya saing di tingkat ASEAN.

Gagasan itu dia rangkum dalam buku bertajuk ”Beyond Excellence: Melanjutkan Transformasi, Mengakselerasi Keunggulan”.

Bakal calon incumbent itu menyebut kemajuan luar biasa yang dicapai UTM saat ini bukanlah hasil instan. Melainkan, akumulasi dari pengabdian dan kerja keras banyak generasi.

​”Transformasi universitas hanya akan menemukan maknanya ketika seluruh sivitas akademika bergerak dalam satu arah dan memiliki ruang untuk mengambil bagian. Kemajuan institusi adalah tanggung jawab bersama,” ujar Prof. Safi’. (za/jup)

 

Dr. Ir. Weny Findiastuti, S.T., M.T.
Dr. Ir. Weny Findiastuti, S.T., M.T.

UTM Shaping Tomorrow

Dr. Ir. Weny Findiastuti, S.T., M.T. mengusung gagasan besar bertajuk ”UTM Shaping Tomorrow” yang bertujuan untuk menjadikan UTM sebagai satu-satunya kampus negeri di Madura dengan lompatan yang sangat jauh.

Berbekal fondasi akreditasi unggul, status PTN BLU, serta ditopang 18.010 mahasiswa aktif dan 647 dosen, Weny optimistis mampu mengonversi modal besar tersebut menjadi capaian prestasi yang berdampak nyata.

Visi strategis yang dicanangkan Dosen Fakultas Teknik tersebut bertumpu pada tiga pilar utama. Yaitu, unggul dalam capaian, tangguh dalam tantangan, dan mandiri dalam menentukan masa depan.

Melalui pilar ini, UTM diarahkan tidak hanya siap menghadapi arus pesat perubahan teknologi dan dinamika dunia kerja, melainkan juga bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing global tanpa melepaskan akar nilai akhlakul karimah, Pancasila, serta kearifan lokal Madura. (za/jup)

 

Prof. Dr. Kukuh Winarso
Prof. Dr. Kukuh Winarso

Usung Gagasan Berdaya 

Prof. Dr. Kukuh Winarso ​bertekad memperkuat daya saing kampus agar mampu sejajar dan unggul di tingkat ASEAN. ​Strategi pencapaian ini dikemas dalam peta jalan (roadmap) berkesinambungan dengan 10 program prioritas unggulan.

”Antara lain, UTM Professor Acceleration, Madura Research Grand Challenge, UTM AI & Digital University, hingga perluasan UTM ASEAN Partnership,” ujar Prof. Dr. Kukuh Winarso.

Akademikus senior itu juga ingin menghadirkan program quick wins 100 hari yang berlandaskan pada prinsip kepemimpinan cerdas dengan berorientasi pada akurasi data.

Yakni, dengan melakukan penataan internal, pemetaan potensi calon profesor dan doktor, audit efektivitas kemitraan (MoU), dan pemetaan komersialisasi riset unggulan. Serta integrasi dashboard one data UTM. (za/jup)

 

Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I.
Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I.

Merawat Tradisi dan Mengembangkan Potensi

Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I., tampil percaya diri dengan gagasan besarmya. Yakni, ingin membawa kampus kebanggaan masyarakat Madura ini bersaing di kancah Asia Tenggara.

Dekan Fakultas Keislaman itu mengusung visi ”Kampus Maqashid: Merawat Tradisi dan  Mengembangkan Potensi”. Dia berkomitmen menjadikan UTM sebagai pusat pendidikan dan riset yang unggul, berkarakter, serta berdaya saing global.

​”Prinsip kita jelas, al-mukhafadhatu 'alal qadimish shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah. Mempertahankan tradisi dan kearifan lokal Madura yang baik, sembari merangkul inovasi baru yang lebih baik demi kemaslahatan bersama,” katanya. (za/jup)

Editor : Hera Marylia
utm Visi gagasan