BANGKALAN, RadarMadura.id – Penanganan kasus dugaan pembunuhan Sekretaris Dinas (Sekdis) Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan Ruly Yunis Setiawat buram.
Indikasinya, sudah tiga bulan berlalu, aparat kepolisian belum berhasil meringkus terduga pelaku Erlan.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengaku geram atas kinerja aparat kepolisian.
Setiap kali meminta informasi perkembangan perkara, pihaknya tak pernah mendapat kabar yang menggembirakan
”Tidak ada perkembangan yang signifikan. Jawaban penyidik hampir sama seperti sebelum-sebelumnya,” ujar Risang.
Menurut Risang, penyidik beralasan masih dalam proses penyelidikan dan perburuan terhadap terduga pelaku.
Polisi beralasan kesulitan meringkus terduga pelaku Erlan lantaran ditengarai kerap berpindah-pindah lokasi.
Baginya, dalih semacam itu terkesan dibuat-buat. Sebab, identitas terduga pelaku sebenarnya sudah dikantongi.
”Tapi kenapa polisi masih sangat kesulitan untuk menangkapnya. Kinerja aparat dalam perkara ini terkesan sangat lamban,” paparnya.
Dia menekankan, kunci pengungkapan kematian Ruly Yunis Setiawati ada pada terduga pelaku Erlan. Sebab, hingga saat ini penyebab tewasnya korban belum juga terkuak.
”Makanya kami masih berharap pelaku segera ditangkap agar motif pembunuhan klien kami terang benderang,” harapnya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Jules Abraham Abast menyatakan, perkara dugaan pembunuhan tersebut saat ini masih dalam proses pendalaman intensif oleh Polresta Sidoarjo. Namun yang pasti, polisi telah menggali keterangan dari berbagai saksi.
”Agar informasi yang diperoleh lebih detail dan sesuai dengan perkembangan penanganan terakhir,” pintanya. (za/jup)
Editor : Amin Bashiri