Jadi Destinasi Wisata Baru, Pengunjung Sungai Ke’ Lesap Minta Keamanan Diperhatikan

Hera Marylia • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:34 WIB
SEJUK: Sejumlah anak bermain ayunan di area Sungai Ke’ Lesap, Dusun Demangan, Desa Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Selasa (22/9). (INA HERDIYANA/JPRM)
SEJUK: Sejumlah anak bermain ayunan di area Sungai Ke’ Lesap, Dusun Demangan, Desa Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Selasa (22/9). (INA HERDIYANA/JPRM)

BANGKALAN,  RadarMadura.id – Sungai Ke’ Lesap yang berlokasi di Dusun Demangan, Desa Tunjung, Kecamatan Burneh, ramai dikunjungi warga di musim kemarau seperti sekarang.

Sebab, air yang mengalir di sungai itu sangat jernih.

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Selasa (22/9), sejumlah pengunjung berdatangan ke lokasi itu.

Salah satunya Husna. Warga Desa Parseh, Kecamatan Socah, itu datang bersama suaminya setelah melihat Sungai Ke’ Lesap. ”Saya ke sini karena penasaran,” katanya.

Dia menyebut air yang mengalir di sungai itu sangat jernih dan menjadi daya tarik tersendiri.

Namun, fasilitas bagi pengunjung perlu ditambah. Salah satunya tempat duduk untuk menikmati suasana sungai. Selain itu, aspek keamanan juga menjadi perhatian.

Kondisi sungai yang cukup dalam, diperlukan adanya pengawasan. Berdasarkan papan informasi yang berada di aliran sungai itu, kedalamannya lebih dari empat meter.

Karena itu, pengelola dinilai perlu memberikan pengawasan dan pembatasan aktivitas berenang, terutama bagi anak-anak.

Pengunjung lainnya, Nadira, warga Kelurahan Pangeranan, berharap kebersihan kawasan itu turut diperhatikan.

Dia melihat bagian seberang sungai masih perlu dibersihkan dan dilengkapi tempat sampah agar kawasan wisata tetap nyaman.

Sementara pengelola Sungai Ke’ Lesap Moh. Rasyidi mengatakan, destinasi wisata baru tersebut dikelola secara swadaya dan kekeluargaan.

Pihaknya terus melakukan pembenahan seiring meningkatnya jumlah pengunjung.

”Untuk sisi keamanan, kami akan terus berbenah. Kami juga berharap dengan viralnya sungai ini bisa membuka lapangan pekerjaan bagi pelaku UMKM sekitar dan membantu perekonomian warga,” tuturnya.

Rasyidi juga berharap ada dukungan pemerintah dalam proses legalisasi destinasi tersebut.

Menurut dia, legalitas diperlukan agar pengelolaan wisata dapat berkembang.

”Selama ini, alhamdulillah sejumlah pihak, termasuk pemerintah desa, memberikan dukungan terhadap pengembangan Sungai Ke’ Lesap ini. Semoga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan juga membuka ruang terhadap pengembangan wisata ini,” harapnya. (ina/jup)

Editor : Hera Marylia
Sungai Ke’ Lesap kecamatan burneh Musim kemarau Jernih destinasi wisata