BANGKALAN, RadarMadura.id – Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan, yaitu me-launching program Bangkalan Integrasi Koperasi, Usaha Mikro, Pembiayaan Perdagangan dan Kemetrologian untuk Rakyat yang Adaptif (Bola Bangkit Kumara).
Peluncuran program strategis itu dilaksanakan di kantor Kecamatan Kota Bangkalan Kamis (17/9).
Itu menjadi bukti nyata keberpihakan Pemkab Bangkalan terhadap pelaku koperasi dan usaha mikro di Kota Salak.
Baca Juga: Wamen Dikdasmen Apresiasi Bupati Lukman, Dianggap Kolaboratif dan Terbuka
Orang nomor satu di Bangkalan itu menyatakan, program integrasi itu menghubungkan sejumlah sektor yang memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
Mulai dari pengembangan koperasi dan usaha mikro, akses pembiayaan, aktivitas perdagangan, hingga perlindungan konsumen melalui layanan kemetrologian.
”Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan ekonomi dan dunia usaha yang semakin dinamis,” ujar mantan Kades Katol Barat itu
Lukman mengungkapkan, pelaku usaha mikro diharapkan tidak hanya memperoleh pendampingan dalam pengembangan usaha.
Tetapi, juga mendapatkan akses yang lebih baik terhadap pembiayaan dan pasar.
”Sebelumnya kami juga telah me-launching program subsidi nol persen bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bangkalan,” imbuhnya.
Sementara penguatan sektor kemetrologian diharapkan dapat mendukung terciptanya transaksi perdagangan yang jujur dan transparan.
Baca Juga: Land Cruiser 300 Hybrid Bawa Wajah Baru, Tenaga 457 HP dan Torsi 790 Nm Tetap Pertahankan DNAOffRoad
Sehingga, dapat memberikan kepastian bagi konsumen atau masyarakat maupun pelaku usaha.
Lukman menyebut, penguatan ekonomi masyarakat membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Pemkab, koperasi, pelaku usaha mikro, lembaga pembiayaan, serta pelaku perdagangan harus bersinergi agar potensi ekonomi dapat berkembang secara berkelanjutan.
”Program ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat ekonomi rakyat. Kita ingin koperasi dan pelaku usaha mikro semakin adaptif, memiliki akses pembiayaan, mampu memperluas pasar, dan mendapatkan kepastian dalam kegiatan perdagangan,” ujar bupati Bangkalan.
Bupati Lukman menambahkan, perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat juga menuntut pelaku usaha untuk terus beradaptasi.
Karena itu, pemerintah daerah akan mendorong peningkatan kapasitas, digitalisasi, serta kemudahan akses layanan bagi koperasi dan pelaku usaha mikro.
”Kami bertekad untuk mendorong pertumbuhan usaha dan memberikan perlindungan kepada konsumen,” tegasnya. (jup)
Editor : Hera Marylia