BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Salah satunya melalui peningkatan minat baca masyarakat.
Komitmen positif tersebut dilakukan dengan beragam cara. Salah satunya, dengan mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk berinovasi.
Seperti, kegiatan Festival Literasi yang dilaksanakan di Perpusakaan Daerah (Perpusda) Bangkalan, Rabu (16/9).
Baca Juga: ICMI Dorong Percepatan Kesejahteraan Masyarakat, Siap Jadi Fasilitator antara Investor dengan Warga
Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far menyatakan, perpusda merupakan gudang pengetahuan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan SDM.
Siapa pun dapat mengakses bahan bacaan dan literasi di fasilitas yang berlokasi di Kelurahan Bancaran, Kecamatan Kota Bangkalan itu.
”Silakan manfaatkan bahan literasi yang ada di perpusda ini, mulai dari siswa, mahasiswa hingga masyarakat umum lainnya,” ujarnya.
Pemkab Bangkalan akan terus berinovasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Khususnya para generasi muda. Sehingga, pengetahuan dan wawasan yang dimiliki makin luas.
”Perbanyaklah membaca buku, karena buku jendela dunia,” sambung mantan ketua KPU Bangkalan itu.
Orang nomor dua di Bangkalan itu menambahkan, pameran literasi yang dilaksanakan di perpusda itu bukan sekadar kegiatan seremonial. Melainkan, untuk menarik minat baca masyarakat.
Baca Juga: Huawei MatePad Air 2026 Segera Masuk Indonesia, Intip Tablet Tipis dengan RAM 8 GB, Memori 256 GB
Tujuannya, untuk meningkatkan budaya baca dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat di (IPLM) Kota Salak.
”Orang yang biasa membaca akan memiliki ide kreatif dan dapat menciptakan inovasi,” katanya.
Fauzan memaparkan, peningkatan minat baca dapat membentuk karakter anak di tengah derasnya bahan bacaan dan informasi di era globalisasi.
Sehingga, generasi muda tidak terjerumus pada dampak buruk dari transformasi digital yang sudah sangat luar biasa.
”Dengan banyak membaca buku, maka generasi muda akan memiliki pijakan pengetahuan,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia