Armada Damkar Harus Turun Mesin, Penanganan Berpotensi Tak Maksimal jika Terjadi Kebakaran

Hera Marylia • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 14:11 WIB
RUSAK BERAT: Petugas Damkar Satpol PP Bangkalan tengah mengecek armada di kantornya, Jumat (3/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
RUSAK BERAT: Petugas Damkar Satpol PP Bangkalan tengah mengecek armada di kantornya, Jumat (3/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan berpotensi tak maksimal jika terjadi kebakaran.

Pasalnya, satu unit kendaraan pemadam kebakaran harus dikandangkan karena rusak. 

Meski begitu, satpol PP sudah memperbaiki dua unit armada pemadam kebakaran (damkar) yang sempat mangkrak karena rusak. 

Hal itu disampaikan Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP Bangkalan M. Ortis Iskandar.

Dia menyatakan, perbaikan dua armada yang sebelumnya mengalami gangguan teknis telah rampung.

Saat ini, dua kendaraan tersebut bisa beroperasi jika terjadi insiden kebakaran. 

”Dua armada yang sebelumnya rusak, alhamdulillah saat ini sudah ready kembali,” ujarnya.

Meski begitu, armada damkar merek Hino yang tergolong baru justru mengalami kerusakan berat.

Truk tersebut terpaksa dikandangkan lantaran harus turun mesin. 

”Dua armada lainnya sudah diperbaiki, justru armada baru yang rusak dan harus turun mesin,” paparnya.

Tak hanya persoalan armada damkar, Satpol PP Bangkalan juga menerima hibah satu unit mobil tangki dari Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan. 

Mobil tersebut diproyeksikan untuk membantu menyuplai air saat proses pemadaman. 

Sayangnya, kendaraan itu tidak bisa langsung dimanfaatkan.

”Kami memang mendapatkan tambahan armada tangki baru. Tapi, saat ini masih kami perbaiki terlebih dahulu agar bisa digunakan sebagai penyuplai air saat ada insiden kebakaran,” tandasnya. (za/bil)

Editor : Hera Marylia
armada damkar turun mesin Satpol PP Bangkalan kebakaran