Kebakaran di Lahan Bekas Pabrik Tekstil Diduga Disengaja

Hera Marylia • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 10:05 WIB
LUDES: Tim damkar Bangkalan saat memadamkan kobaran api di lahan eks Maduratex, Kecamatan Kamal, Kamis (10/9). (DAMKAR BANGKALAN UNTUK JPRM)
LUDES: Tim damkar Bangkalan saat memadamkan kobaran api di lahan eks Maduratex, Kecamatan Kamal, Kamis (10/9). (DAMKAR BANGKALAN UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Lahan bekas pabrik tekstil di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, terbakar sekitar pukul 23.00, Rabu (9/9) malam.

Pihak pemadam kebakaran menduga peristiwa itu disengaja. Yaitu, dibakar oknum tidak bertanggung jawab.

Kasi Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Bangkalan M. Ortis Iskandar menyatakan, informasi kebakaran itu baru diterima personelnya sekitar pukul 23.00.

Sehingga, anggotanya langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemadaman api.

Setibanya di lokasi, kobaran api cukup besar. Sehingga, dibantu truk tangki milik Lanal Batuporan. Setelah satu jam berjibaku, akhirnya petugas bisa menjinakkan api.

”Kurang lebih butuh waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api,” ujarnya.

Kebakaran di lahan bekas pabrik tekstil itu merupakan yang kedua kalinya selama musim kemarau.

Peristiwa serupa juga terjadi di wilayah Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Sabtu (5/9).

Beruntungnya peristiwa itu tak sampai merembet ke permukiman warga.

Ortis menduga, kebakaran lahan kosong yang terjadi belakangan memang disengaja oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi internalnya. Sebab, armada pemadam kebakaran yang dimiliki hanya satu unit.

”Setiap ada kejadian kebakaran hanya satu armada yang kami gunakan, sebab dua lainnya (yang ada di kantor) tidak bisa digunakan (karena rusak),” tutupnya. (za/jup)

Editor : Hera Marylia
maduratex disengaja lahan kebakaran kecamatan kamal