BANGKALAN, RadarMadura.id – Kesempatan kerja di Bangkalan akan semakin lebar.
Peluang positif tersebut terbuka dengan ditandatanganinya kerja sama lintas sektor.
Yakni, antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Wiraraja Madura Industrial Estate III, dan investor asing dari Uni Emirat Arab dan Tiongkok.
Yaitu, Oradasco LLC dan Suzhou Artiasan Decoration Engineering Co., LTD. Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) lintas sektor tersebut dilaksanakan di Pendopo Agung Bangkalan Kamis (10/9).
Baca Juga: Menembus Medan Berat Sebatik, AO PNM Dampingi Pengusaha Rumput Laut Naik Kelas
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, penandatanganan MoU itu menjadi bukti nyata Kota Salak siap menjadi daerah industri baru di tanah air. Khususnya di Provinsi Jawa Timur (Jatim).
”Maka, kami berharap kerja sama dan MoU yang dilakukan ini berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bangkalan,” ujarnya.
Dia mengutarakan, Bangkalan memiliki lokasi yang strategis karena menjadi pintu gerbang Pulau Madura.
Potensi tersebut juga didukung dengan bonus demografi yang cukup berkembang sangat pesat.
Buktinya, Kabupaten Bangkalan memiliki satu juta lebih penduduk yang mayoritas berada di usia produktif dan siap bekerja.
Baca Juga: Puluhan Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Madura Dibekali Keterampilan PEKA
Potensi tersebut juga didukung dengan etos kerja yang sangat disiplin dan ulet.
”Maka, dengan hadirnya Wiraraja Madura Industrial Estate III ini nantinya akan menjadikan Bangkalan sebagai daerah industri yang maju,” imbuhnya.
Lukman menyatakan, industrialisasi merupakan langkah strategis dalam membangun konektivitas investasi, industri, perdagangan, serta pengembangan rantai pasok di Jawa Timur.
Maka, pihaknya meyakini kolaborasi antara Wiraraja Madura Industrial Estate III dan para investor akan membuka peluang yang lebih luas bagi penciptaan lapangan kerja.
”Pembangunan ekonomi akan makin berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan bakal makin cepat,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia