Empat Gorong-Gorong Dibiarkan Menganga, Pasca Raib Dicuri Maling

Hera Marylia • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 20:39 WIB
DIPERBAIKI: Trotoar di Jalan KH Moh. Kholil, Kelurahan Kemayoran, Bangkalan, yang jadi lokasi hilangnya penutup gorong-gorong dibongkar Rabu (9/9). (INA HERDIYANA/JPRM)
DIPERBAIKI: Trotoar di Jalan KH Moh. Kholil, Kelurahan Kemayoran, Bangkalan, yang jadi lokasi hilangnya penutup gorong-gorong dibongkar Rabu (9/9). (INA HERDIYANA/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pengguna trotoar di Jalan KH Moh. Kholil, Kelurahan Kemayoran, dituntut ekstra berhati-hati.

Sebab, empat lubang gorong-gorong di sepanjang fasilitas umum dibiarkan menganga. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangkalan Rizal Mardiansyah menyatakan, lubang gorong-gorong yang menganga akibat penutupnya hilang dicuri orang tak bertanggung jawab.

Kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi tersendiri bagi lembaganya. 

”Penutup gorong-gorong memang ada yang hilang empat. Mohon bantuan masyarakat juga untuk mengawasi,” ujarnya.

Penutup gorong-gorong yang hilang diduga dicuri dengan cara dicongkel.

Yang menjadi sorotan, lokasi kehilangan berada tidak jauh dari area perbaikan drainase. 

Kondisi itu mengindikasikan pengawasan fasilitas publik di sekitar lokasi belum maksimal.

Kemungkinan, aksi pencurian itu terjadi ketika tidak ada pekerja di sekitar lokasi.

Situasi itu dinilai memberi keleluasaan bagi pelaku untuk mengambil penutup gorong-gorong. 

”Atas kejadian ini, kami akan melapor ke pihak berwenang,” tegasnya.

Hilangnya penutup gorong-gorong itu juga dirasakan langsung masyarakat setempat.

Aisyah, warga Kelurahan Kemayoran, mengaku terganggu saat melintasi trotoar tersebut. 

Dia khawatir lubang terbuka membahayakan warga yang berjalan kaki, terutama saat pagi-pagi buta.

”Apalagi pagi saya biasanya berbelanja ke Pasar Senenan. Saya kan melewati trotoar itu,” ungkapnya.

Dia mengatakan, hal tersebut harus menjadi perhatian serius.

Sebab, fasilitas pejalan kaki berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat. 

Selain itu, pengawasan selama proses pengerjaan infrastruktur juga perlu diperketat. 

Sementara itu, Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menyatakan, pihaknya masih akan mengecek ke lokasi.

Juga menindaklanjuti dugaan pencurian fasilitas umum tersebut. (ina/jup) 

Editor : Hera Marylia
area perbaikan drainase trotoar gorong-gorong pencurian kemayoran