BANGKALAN, Radar Madura.id – Uang jutaan rupiah dan sejumlah barang berharga milik UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan raib pada Selasa (8/9) dini hari.
Aksi pelaku pencurian tersebut terekam kamera closed circuit television (CCTV).
Terdapat dua orang pelaku yang beraksi dalam kasus pencurian itu.
Satu orang terlihat memantau di dekat pagar sekolah, kemudian satu orang lainnya terlihat masuk ke dalam sekolah.
Baca Juga: Warga Kecamatan Sepulu Babak Belur, Pasca Tertangkap Basah Curi Mesin Pompa
Aksi tersebut terpantau sekitar pukul 18.00, Senin (7/9).
Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 02.21 dini hari kedua pelaku tersebut terlihat masuk kembali ke SDN Demangan 1.
Keduanya terekam membawa tas berwarna hijau setelah keluar dari dalam sekolah.
Rhanie Aulianie, guru SDN Demangan 1 Bangkalan menyampaikan, terdapat beberapa barang berharga di sekolahnya yang hilang.
Di antaranya satu unit handphone merek Samsung, uang tunai Rp 1,3 juta yang diduga dicuri oleh dua terduga pelaku tersebut.
”Handphone dan uang hilang diduga dicuri oleh kedua pelaku tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Mini Quiche Jadi Camilan Kekinian yang Menggoda, Berikut Resep Lengkap dan Cara Membuatnya
Aksi pembobolan itu terungkap pada saat Rannie hendak melakukan absensi di ruang guru.
Namun, handphone yang biasanya dipakai tersebut sudah tidak ada di tempat biasanya.
Beberapa barang di sekolah diketahui raib setelah Rhanie melihat amplop dan dompet berceceran di atas meja.
Setelah dicek ternyata semua laci sudah terbuka dan berantakan.
”Pencurian itu terungkap setelah kami melihat meja di ruang guru berantakan, akhirnya kami cek CCTV,” katanya.
Secara terpisah, Lurah Demangan Mohammad Arifin mengaku langsung mendatangi tempat kejadian perkara bersama babinsa setelah mendengar informasi pembobolan sekolah di wilayahnya.
Baca Juga: SMAN 1 Kauman Hadapi SMAN 4 Blitar di Partai Final, Juara 1 Bakal Melaju di Regional Jawa Timur
Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat beberapa barang hilang, antara lain satu unit handphone, uang, dan kamera CCTV.
”Ini baru pertama kalinya terjadi di SDN Demangan 1 Bangkalan,” ucapnya.
Pihaknya menyarankan agar pihak kepala sekolah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bangkalan agar perkara pembobolan tersebut bisa segera terungkap.
”Kami sudah sarankan untuk melapor,” tandasnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia