BANGKALAN, RadarMadura.id – Peristiwa kebakaran yang terjadi di Bangkalan cukup tinggi.
Indikasinya, selama Januari hingga akhir Agustus 2026, terdapat 39 peristiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Bangkalan.
Peristiwa kebakaran teranyar tejadi di sebuah lahan kosong seluas 5 hektare di Jalan Jokotole, Kelurahan Kraton, terbakar pada Sabtu (5/9).
Beruntungnya, peristiwa tersebut tidak sampai merembet ke permukiman warga.
Baca Juga: Warga Tangkap Pelaku Curanmor, Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara
Kasi Penyelamatan dan Damkar Satpol PP Bangkalan Ortiz Iskandar menyatakan, personelnya tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 11.50.
Kemudian, langsung melakukan penyemprotan untuk memastikan api tidak meluas.
”Kami datang sesuai telepon dari call center. Setelah itu, petugas mendatangi lokasi dan langsung melakukan penyemprotan,” ujarnya.
Menurut Ortiz, proses pemadaman tidak mudah karena sebagian lahan merupakan area gambut.
Kondisi tersebut membuat petugas kesulitan menjangkau titik api di bagian tengah lahan.
”Kendalanya lahan gambut. Teman-teman sampai tenggelam saat melakukan penyemprotan ke tengah. Agak susah untuk mencapai titik apinya,” jelasnya.
Baca Juga: Polisi Belum Periksa Kades Pesanggrahan, Berkaitan dengan Laporan Dugaan Penyelewengan DD
Kebakaran lahan juga sempat terjadi di kawasan Jembatan Suramadu, Kecamatan Labang, Bangkalan, Minggu (16/8) malam.
Kobaran api terlihat di area lahan. Kondisi tersebut menambah kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat musim kemarau.
Peristiwa tersebut menambah daftar kebakaran yang ditangani Damkar Satpol PP Bangkalan.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat 39 kejadian kebakaran.
Perinciannya, 26 kejadian merupakan kebakaran nonbangunan, 11 kebakaran bangunan, dan dua kebakaran kendaraan.
Ortiz menyatakan, kebakaran lahan merupakan kejadian yang paling banyak ditangani petugas damkar selama setahun terakhir.
Baca Juga: Bagas Wahyu Dwi Prakoso Peraih Juara 1 O2PB 2026, Tampil Tenang, Taklukkan Lawan di Gelanggang
Kasus kebakaran juga tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan Bangkalan menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 18 kali.
Lalu, disusul Burneh sembilan kali, Labang empat kali, Kamal dan Kwanyar masing-masing dua kali.
Sementara Tanah Merah, Socah, Arosbaya, dan Modung masing-masing satu kejadian.
Ortiz mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim kemarau.
”Kebakaran lahan di Kelurahan Kraton kemungkinan karena kelalaian warga. Semoga kejadian ini jadi pelajaran bersama agar berhati-hati jika membakar sampah di lahan sehingga tidak merembet ke sekitar,” pesannya. (ina/jup)
Editor : Hera Marylia