BANGKALAN, RadarMadura.id – Layanan bus sekolah gratis di Bangkalan mendapat respons positif siswa dan wali murid.
Namun, manfaat transportasi itu belum bisa dirasakan secara merata.
Sebab, Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan saat ini hanya memiliki satu armada.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Bangkalan Nauval Al Farisy mengatakan, bus sekolah tersebut telah lama beroperasi, tepatnya pada Januari 2026.
Bus ini melayani rute Burneh–Bangkalan. Layanan itu diberikan dua kali dalam sehari.
Yakni, pagi dan siang untuk mengantar dan menjemput siswa.
”Bus sekolah sudah lama beroperasi. Rutenya Burneh–Bangkalan saja untuk semua siswa sekolah,” ujarnya Rabu (2/9).
Nauval menjelaskan, layanan tersebut dapat digunakan secara gratis oleh siswa dari berbagai jenjang.
”Sekolah yang siswanya memanfaatkan bus kami antara lain SMPN 2, MTsN, SMAN 2, SMAN 3, dan MAN. Sementara siswa sekolah dasar (SD) belum menjadi pengguna layanan ini,” terangnya.
Menurut Nauval, setiap pagi bus tersebut stand by di kawasan Embong Miring, Kecamatan Burneh, sekitar pukul 05.30.
”Siswa cukup datang dengan mengenakan seragam sekolah untuk menggunakan layanan bus. Kemudian, mereka kami antar ke sekolah dan kembali dijemput sekitar pukul 13.00,” tuturnya.
Nauval mengakui keterbatasan armada menjadi kendala utama dalam memperluas cakupan layanan.
Dengan hanya satu bus, rute saat ini belum mampu menjangkau wilayah lain di Bangkalan. Khususnya kawasan utara dan selatan.
”Kendalanya di armada. Kami hanya punya satu armada untuk bus sekolah,” ungkapnya.
Dia berharap, layanan transportasi gratis tersebut dapat diperluas sehingga siswa di wilayah lain memiliki akses angkutan sekolah yang aman dan terjangkau.
Penambahan armada diharapkan dapat direalisasikan tahun depan.
”Penginnya bisa mencakup wilayah utara dan selatan. Semoga saja tahun depan ada penambahan armada,” harap Nauval.
Dia menerangkan, bus sekolah tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diterima pada akhir 2025.
Sosialisasi kepada masyarakat juga telah dilakukan sejak awal peluncuran layanan pada 2026. (ina/jup)
Editor : Hera Marylia