BANGKALAN, RadarMadura.id – Pengendara yang saban hari melintas di Jembatan Suramadu harus lebih bersabar.
Arus lalu lintas di jembatan penghubung Pulau Jawa dan Madura itu diprediksi bakal tersendat.
Pasalnya, proyek pemeliharaan infrastruktur vital tersebut akan berlangsung sejak Kamis (27/8).
Pengerjaan perbaikan berkala dijadwalkan mulai menyasar Jembatan Suramadu sisi Madura, tepatnya pada jalur dari arah Surabaya menuju Madura.
Baca Juga: Serapan Pupuk Bersubsidi Anomali, Meski Bukan Musim Tanam, Permintaan Tetap Tinggi
Langkah penanganan itu dilakukan guna memastikan keandalan serta keamanan struktur jembatan bentang panjang tersebut.
Tidak main-main, estimasi waktu yang dibutuhkan untuk merampungkan seluruh tahapan pekerjaan terbilang cukup lama.
Rekanan pelaksana memproyeksikan perbaikan akan memakan waktu hingga dua bulan ke depan.
Dampak dari proyek perbaikan tersebut tentu berimbas langsung pada kelancaran arus lalu lintas.
Kemacetan hingga antrean kendaraan diperkirakan tak terelakkan di sekitar area pengerjaan fisik.
Guna mengantisipasi penumpukan kendaraan yang kian parah, skema rekayasa lalu lintas telah disiapkan.
Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama membenarkan adanya rencana pengerjaan fisik di jembatan terpanjang di Indonesia tersebut.
Institusinya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengawal kelancaran arus lalu lintas selama pemeliharaan berlangsung.
Baca Juga: Sekdes Bungkeng Dibui, Diduga Palak Warga Sambil Acungkan Sajam
Agung menegaskan bahwa arus lalu lintas tidak akan ditutup secara total.
Skema yang diterapkan adalah pengaturan lajur secara bergilir dan adanya penyempitan jalan selama proses perbaikan berlangsung.
"Perjalanan pengendara memang akan sedikit terganggu karena ada perbaikan jalan di Jembatan Suramadu," ucapnya.
Dia menjelaskan, fokus perbaikan infrastruktur akan menyasar komponen vital struktur jembatan.
Petugas akan melakukan penggantian modular expansion joint atau sambungan besi pada salah satu titik di bagian main bridge atau bentang utama.
Perbaikan komponen expansion joint tersebut dinilai sangat mendesak demi menjaga stabilitas bentang jembatan yang mulai menyusut akibat beban muatan kendaraan yang melintas setiap hari.
"Pengerjaan dan perbaikan ini diperkirakan akan berlangsung selama dua bulan ke depan," sambung perwira dengan satu balok emas di pundaknya tersebut.
Mengantisipasi potensi kemacetan di Jembatan Suramadu, Polres Bangkalan mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Baca Juga: Polisi Ringkus Pria Asal Konang, Gara-gara Tak Diberi Uang, Ancam Ibu Pakai Parang
"Selama proses perbaikan berlangsung, kami imbau pengemudi untuk terus berhati-hati, mengendalikan kecepatan, dan bersabar menghadapi rekayasa lalu lintas ini," imbaunya.
Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan Ipda Akhmad Jauhari memastikan arus lalu lintas lancar selama proses perbaikan.
Dia juga menyatakan tidak akan memberlakukan buka-tutup seperti rencana awal. Arus tetap bisa dilewati, hanya saja terjadi penyempitan.
"Tidak menggunakan sistem buka-tutup, hanya penyempitan saja. Kalau sisi sebelah barat dikerjakan, maka kendaraan akan melewati sisi timur jalur Surabaya–Madura," tandasnya. (za/yan)
Editor : Hera Marylia