BANGKALAN, RadarMadura.id – Operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bangkalan belum pasti.
Dari puluhan koperasi yang dibangun, sedikitnya 22 unit disebut sudah rampung. Namun, hingga kini belum ada yang beroperasi.
Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Bangkalan mengaku masih menunggu informasi dari pemerintah pusat terkait waktu operasional koperasi tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Diskopumdag Bangkalan Moh. Rasuli.
Dia mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki, 22 KDMP telah selesai dibangun dan siap digunakan. Namun, pihaknya belum mengetahui kapan koperasi tersebut mulai beroperasi.
”Yang tahu pasti itu PT Agrinas kapan operasional puluhan koperasi yang sudah selesai dibangun itu,” katanya.
Rasuli mengungkapkan, sejak awal program tersebut diluncurkan, diskopumdag tidak banyak dilibatkan oleh PT Agrinas.
Kondisi itu membuat pihaknya kesulitan memastikan perkembangan maupun jadwal operasional KDMP.
”Dari Kementerian Koperasi juga belum ada informasi apa pun soal operasional KDMP,” ungkapnya.
Selain persoalan jadwal, sejumlah kebutuhan untuk menunjang operasional koperasi juga belum tersedia. Salah satunya barang yang akan diperjualbelikan di KDMP.
”Pengisian barang belum ada yang terealisasi sampai saat ini. Jadi, belum bisa dipastikan bisa beroperasi,” ujarnya.
Terpisah, perwakilan PT Agrinas Chairul memilih irit bicara saat dikonfirmasi. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti progres pembangunan maupun kesiapan KDMP di Bangkalan.
”Saya tidak tahu pasti akan beroperasi kapan. Saya sudah lama tidak monitor,” jawabnya singkat. (za/bil)
Editor : Amin Basiri