DLH Bangkalan Target TPST Beroperasi Akhir Bulan

Amin Basiri • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:59 WIB
UJI COBA: Pekerja tampak memproses sampah di TPST Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Bangkalan, Selasa (11/8).
UJI COBA: Pekerja tampak memproses sampah di TPST Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Bangkalan, Selasa (11/8).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Kabupaten Bangkalan sebentar lagi beroperasi.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan menargetkan TPST di Desa Masaran, Kecamatan Tragah, mulai beroperasi akhir bulan ini.

Plt Kepala DLH Bangkalan Achmad Siddiq mengatakan, pemasangan delapan unit mesin telah rampung.

Begitu pula instalasi listrik dan pengeboran air sudah selesai. Uji coba mesin juga sudah dilakukan dan hasilnya dinilai memuaskan.

”Pemasangan semua peralatan seperti mesin dan listrik sudah rampung. Kami menargetkan bulan ini sudah beroperasi,” katanya.

Dia mengutarakan, uji coba TPST telah dilakukan dan disaksikan langsung Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bangkalan Ismet Efendi.

Secara teknis, TPST yang diproyeksikan menjadi salah satu solusi persoalan sampah di Kota Salak itu telah tuntas dan melalui tahap uji coba.

”Uji coba sudah kami lakukan. Semua mesin berfungsi dengan baik dan tidak ada kendala apa pun,” tuturnya.

Siddiq memaparkan, sampah yang masuk ke TPST dipilah dan diolah menjadi beberapa produk. Sampah nonorganik, misalnya, diproyeksikan menjadi biodiesel.

Sementara sampah organik diolah menjadi pupuk. Adapun ranting pohon akan diproses menjadi serbuk bahan baku hardboard.

”Satu kontainer sampah bisa dipilah untuk menghasilkan biodiesel, pupuk, hingga bahan baku hardboard,” paparnya.

Dia menegaskan, hasil pengolahan sampah tersebut berpotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD) Bangkalan.

Selain itu, hasil olahan sampah dinilai memiliki pasar karena dibutuhkan masyarakat maupun industri.

DLH menargetkan TPST tersebut mampu mengolah puluhan kontainer sampah setiap hari.

”Kami menargetkan setiap hari paling tidak bisa mengolah 20 kontainer sampah,” tegasnya.

Anggota Komisi III DPRD Bangkalan Takdir Mukjizat berharap target operasional TPST yang ditetapkan DLH Bangkalan tidak meleset. Dia meminta fasilitas tersebut benar-benar beroperasi bulan ini.

Menurut dia, TPST tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi persoalan sampah di Bangkalan yang hingga kini belum tertangani secara optimal.

”Semoga operasionalnya tidak meleset dan menjadi solusi persoalan sampah di Bangkalan,” harapnya. (za/bil)

Editor : Amin Basiri
tpst DLH Bangkalan