Kapasitas Pengolahan Sampah Terbatas

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:28 WIB
TAHAP UJI COBA: Pekerja tampak memilah sampah nonorganik di TPST Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Bangkalan, Selasa (11/8). (DLH UNTUK JPRM)
TAHAP UJI COBA: Pekerja tampak memilah sampah nonorganik di TPST Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Bangkalan, Selasa (11/8). (DLH UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) di Desa Masaran, Kecamatan Tragah, mulai dioperasikan.

Namun, fasilitas yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan baru mengolah 30 ton dalam sehari.

Plt Kepala DLH Bangkalan Achmad Siddiq menyatakan, sampah diolah terdiri dari organik dan nonorganik.

Aktivitas itu dapat menghasilkan pupuk serta serbuk kayu bahan baku harbot dan biosolar.

Sebagai percobaan awal, kami baru mengirimkan enam kontainer sampah ke TPST,” ujarnya.

Kapasitas pengolahan sampah di Desa Masaran, Kecamatan Tragah, terbatas.

Sebab, dalam sehari fasilitas yang menelan anggaran ratusan juta tersebut hanya mampu mengolah 3040 ton sampah setiap harinya.

”Jika sampah yang dikirim banyak terdiri dari plastik, maka semakin banyak biosolar yang bisa dihasilkan,” imbuhnya.

Sidiq mengungkapkan, bahan bakar minyak (BBM)  yang dihasilkan dari aktivitas pengolahan sampah bisa langsung digunakan kendaraan berbahan bakar solar.

Proses pengujiannya telah dilakukan oleh pengelola TPST.

”Sudah kami pakai (biosolar yang dihasilkan) aman-aman saja tidak ada masalah,” katanya.

Mantan Sekretaris Dishub Bangkalan itu menyatakan, biosolar dari aktivitas pengolahan sampah rencananya akan digunakan untuk armada pengangkutan.

Sehingga, bisa menekan biaya operasional yang harus dikeluarkan Pemkab Bangkalan.

”Mungkin sementara akan kami gunakan secara mandiri untuk truk yang ada di kantor,” paparnya.

Anggota Komisi III DPRD Bangkalan Takdir Mukjizat berharap TPST yang berlokasi di bekas bangunan terminal tipe A tersebut bisa mengatasi persoalan sampah.

Selain itu juga menambah pendapatan asli daerah (PAD) Bangkalan. (za/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
organik dan nonorganik biosolar pengolahan sampah tpst DLH Bangkalan