UTM Kenalkan Sosok Pangeran Trunodjoyo kepada Maba

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 19:05 WIB
AKRAB: Rektor UTM didampingi pejabat kampus berfoto bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Lalu Hadrian Irfani. (UTM UNTUK JPRM)
AKRAB: Rektor UTM didampingi pejabat kampus berfoto bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Lalu Hadrian Irfani. (UTM UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Selain mengenalkan lingkungan dan struktur kampus, panitia PKKMB juga mengenalkan sosok Pangeran Trunodjoyo kepada mahasiswa baru (maba).

Hal itu kali pertama dilakukan oleh UTM. Oleh karena itu, kegiatan PKKMB tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Prof. Safi' membenarkan bahwa panitia mengenalkan sosok Pangeran Trunodjoyo, termasuk prinsip dan nilai-nilai yang patut diteladani agar mahasiswa bisa menjadi sosok hebat dan setangguh Pangeran Trunodjoyo.

Baca Juga: UTM Gelar PKKMB 6 Hari, Langkah Kecil Akan Menghasilkan Pencapaian Besar di Masa Depan

"Kami juga meluncurkan buku tentang perjalanan Pangeran Trunodjoyo," ujarnya.

Tahun depan, UTM berencana mengusulkan Pangeran Trunodjoyo sebagai pahlawan nasional setelah sebelumnya sempat ditolak saat diajukan.

Gelar pahlawan bagi pangeran kebanggaan masyarakat Madura itu pernah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang pada 2003 silam, namun ditolak.

"Dulu pernah diusulkan, namun ditolak karena ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi," sambungnya.

Dari sisi kajian akademik dan dokumen kesejarahan, data tentang Pangeran Trunodjoyo sudah mulai dikumpulkan dan tahun depan akan mulai diajukan.

Safi' berharap pengajuan Pangeran Trunodjoyo sebagai pahlawan nasional bisa berjalan lancar.

BERSAHAJA: Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja
BERSAHAJA: Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far, menyampaikan sambutan. (UTM UNTUK JPRM)

"Tahun depan akan kami ajukan sebagai pahlawan nasional," paparnya.

Sosok Pangeran Trunodjoyo harus menjadi contoh dan teladan bagi mahasiswa baru UTM, baik dari sisi perjuangannya melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda kala itu.

Baca Juga: UTM Siap Dukung Pemkab Bangkalan, Dalam Menyambut Investor Asal Negeri Tirai Bambu

Semangatnya harus dijadikan contoh dalam proses menempa diri di UTM.

"Semangatnya harus menjadi contoh dan teladan bagi kami semua," tandasnya.

Sementara itu, H. Khairul Umam atau yang akrab disapa H. Her, CEO Bawang Mas Group, membagikan kisah perjalanan hidupnya sebagai motivasi bagi mahasiswa.

Dia mengisahkan bahwa dirinya pernah berada dalam kondisi serba terbatas dan tidak memiliki ayah sejak kecil.

Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berjuang.

Hingga akhirnya dia mampu memiliki aset pribadi saat masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

MENGINSPIRASI: CEO PT Bawang Mas Group H. Khairul Umam menyampaikan materi di hadapan ribuan mahasiswa baru UTM. (UTM UNTUK JPRM)
MENGINSPIRASI: CEO PT Bawang Mas Group H. Khairul Umam menyampaikan materi di hadapan ribuan mahasiswa baru UTM. (UTM UNTUK JPRM)

Menurut H. Her, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga keberanian untuk mengambil langkah dan kemauan untuk terus berusaha.

Dia mengajak mahasiswa agar tidak minder maupun ragu dalam mengejar cita-cita.

"Saya bukan orang yang paling pintar, tetapi saya punya semangat. Kalian juga bisa sukses asalkan punya semangat, berani mengambil langkah, dan tidak pernah minder," ujarnya.

Baca Juga: Afiyah Nur Kayati, Dosen Muda yang Nakhodai Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UTM

Dia juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak melupakan peran orang tua dan guru dalam perjalanan menuju kesuksesan.

Menurutnya, dukungan, doa, dan pendidikan yang diberikan keduanya menjadi bagian penting yang mengantarkan seseorang mencapai keberhasilan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, H. Her turut memberikan bantuan sebesar Rp 250.000.000,00 kepada UTM, yang dialokasikan sebesar Rp 100.000.000,00 untuk sarana dan prasarana serta Rp 150.000.000,00 untuk beasiswa mahasiswa.

Selain itu, dia juga memberikan sejumlah hadiah hiburan kepada perwakilan mahasiswa baru.

"Jangan pernah malu untuk bermimpi dan mengambil langkah. Ingat, orang tua dan guru adalah bagian penting dari perjalanan kalian menuju kesuksesan," pesannya. (za/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
H. Her Pangeran Trunodjoyo utm pkkmb maba