BANGKALAN, RadarMadura.id – Tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Bangkalan, akan dioperasikan bulan ini.
Fasilitas tersebut diklaim dapat menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini tak kunjung terselesaikan di Bangkalan. Serta, bisa menunjang pendapatan asli daerah (PAD).
Anggota Komisi III DPRD Bangkalan Takdir Mukjizat menyatakan, tempat pengolahan sampah itu dapat bisa menghasilkan beberapa barang bernilai ekonomis. Mulai dari pupuk, hingga bahan baku harbot.
Anggaran yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan dalam pengoperasian TPST tidak sedikit.
Maka, fasilitas itu tidak boleh hanya mengatasi persoalan sampah. Tetapi, bisa berkontribusi dalam peningkatan pendapat daerah.
“Hadirnya TPST ini harus bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi pemkab,” imbuhnya.
Politikus itu juga mendesak pengoperasian fasilitas itu harus disegerakan. Sebab, beberapa tempat pembuangan akhir sudah habis masa kontraknya, sehingga banyak sampah yang tidak terakomodasi dengan baik.
“Kami berharap segera dioperasikan karena beberapa tempat pembuangan akhir habis masa kontraknya,” harapnya.
Plt Kepala DLH Bangkalan Achmad Siddiq mengakui TPST bisa menghasilkan pendapatan untuk pemerintah.
Sebab, sampah yang dikelola tidak ada yang terbuang sia-sia. Sehingga, pemungutan sampah di TPST bergantung pada ketersediaan regulasi.
“Semua hasil pengolahan sampah bernilai ekonomis, tidak ada yang terbuang,” paparnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti