AHY: Perjuangan Ulama Mengantarkan Indonesia Merdeka, Berikan Tausiah Kebangsaan di Ponpes Nurul Cholil

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 06:01 WIB
TAMU KEHORMATAN: Pengasuh Ponpes Nurul Cholil KH Abdullah Zuber menyambut kedatangan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di pesantren, Minggu (2/8). (MUSTAFA UNTUK JPRM)
TAMU KEHORMATAN: Pengasuh Ponpes Nurul Cholil KH Abdullah Zuber menyambut kedatangan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di pesantren, Minggu (2/8). (MUSTAFA UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Cholil, Kelurahan Demangan, Bangkalan, Minggu (2/8).

Kehadirannya untuk memberikan tausiah kebangsaan di hadapan ribuan.

Tokoh yang akrab disapa AHY itu menegaskan, para ulama berjuang dalam membela bangsa dan tanah air.

Baca Juga: Lima Penumpang Meninggal Dunia, KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep

Perjuangan ulama mengantarkan Indonesia pada kemerdekaan.

Karena itu, dalam peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia para santri patut berbangga.

Kedaulatan hanya bisa dipertahankan jika kita bersatu,ujar AHY saat memberikan tausiah kebangsaan di Ponpes Nurul Cholil.

AHY memaparkan, Indonesia adalah negara dengan jumlah pulau terbesar di dunia.

Dari Sabang hingga Merauke lebih dari 17 ribu pulau, terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras.

Menurutnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki tantangan yang tidak mudah.

Baca Juga: Pemkab Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih, Upaya Bangkitkan Nasionalisme Masyarakat

Saya ingin mengingatkan, jangan lupakan fondasi kebangsaan kita, sebagaimana tertera dalam Pancasila,” paparnya.

Menurutnya, Ponpes Nurul Cholil mengajarkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Mahakuasa.

Para santri juga dididik untuk menguasai berbagai keilmuan.

Dia mengaku bangga mendapatkan kesempatan memberikan tausiah kebangsaan di Ponpes Nurul Cholil.

PEMIMPIN MASA DEPAN: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberikan tausiah kebangsaan di Ponpes Nurul Cholil Bangkalan, Minggu (2/8). (MUSTAFA UNTUK JPRM)
PEMIMPIN MASA DEPAN: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberikan tausiah kebangsaan di Ponpes Nurul Cholil Bangkalan, Minggu (2/8). (MUSTAFA UNTUK JPRM)

Ini yang akan membuat Indonesia semakin kuat di masa depan,” ungkapnya.

AHY menginginkan agar kesejahteraan masyarakat benar-benar terwujud.

Karena itu, pemerintah pusat, daerah, termasuk wakil rakyat di DPR punya tangung jawab bersama untuk mengurangi dan mengentaskan kemiskinan.

Baca Juga: Diduga Akibat Kebocoran Gas, Honda HR-V dan Isi Toko Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 200 Juta

Kita ingin tingkatkan semuanya, mulai dari pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan yang dapat diakses oleh semua masyarakat,” tuturnya.

Kecintaan terhadap tanah air juga harus dibarengi dengan kesejahteraan masyarakat.

AHY mengajak semua elemen bergandengan tangan dalam semangat sinergi dan kolaborasi membangun ekosistem dan lingkungan hidup yang nyaman, agar para pelaku UMKM juga terus tumbuh.

Usai mengisi tausiah kebangsaan, AHY ikut menyalurkan bantuan air bersih dari anggota DPR RI Fraksi Demokrat H Hasani bin Zuber di Ponpes Nurul Cholil dan beberapa pesantren di Madura.

AHY juga  memberikan bantuan motor pengangkut sampah. Dia menilai, isu lingkungan juga menjadi hal yang tak boleh diabaikan.

Kami juga berharap ekonomi di Madura bisa tumbuh dengan baik, termasuk pembangunan infrastruktur harus terus dikawal,tutupnya. (za/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
tausiah kebangsaan Ponpes Nurul Cholil Kemerdekaan ulama ahy