Pengunjung Perpusda Bangkalan  Minta Koleksi Buku dan Jam Buka Ditambah

Amin Basiri • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB
TINGKATKAN BUDAYA BACA: Tiga pelajar mencari referensi buku pelajaran biologi di Perpusda Bangkalan, Rabu (22/7).
TINGKATKAN BUDAYA BACA: Tiga pelajar mencari referensi buku pelajaran biologi di Perpusda Bangkalan, Rabu (22/7).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangkalan telah beroperasi sekitar lima bulan. Rata-rata jumlah kunjungan mencapai sekitar 150 orang per hari. Namun, koleksi buku terbaru di perpustakaan tersebut dinilai masih minim.

Mahasiswi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Imroatus Shalehah, mengatakan, suasana perpustakaan kini jauh lebih nyaman dibandingkan gedung sebelumnya. Fasilitas yang representatif membuat mahasiswa maupun pelajar betah belajar dan mengerjakan tugas. Meski demikian, sebagian koleksi referensi yang tersedia masih didominasi buku-buku terbitan lama.

”Jenis bukunya sudah cukup banyak. Namun, masih ada beberapa koleksi yang merupakan terbitan lama. Semoga ke depan ada penambahan buku-buku akademik terbaru sebagai referensi bagi mahasiswa maupun pelajar,” harapnya.

Selain penambahan koleksi buku, dia juga berharap jumlah kursi di ruang baca diperbanyak. Dengan demikian, pengunjung memiliki lebih banyak pilihan tempat belajar saat jumlah pengunjung meningkat.

Hal senada disampaikan guru SMP Al Hikam Kemayoran, Moh. Sudiyanto. Menurutnya, gedung Perpustakaan Daerah Bangkalan sudah sangat representatif. Namun, kualitas layanan juga perlu diimbangi dengan pembaruan koleksi buku agar semakin relevan dengan kebutuhan pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

”Fasilitasnya sudah bagus. Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkannya. Harapannya, perpustakaan tidak hanya buka pada jam kerja, tetapi juga beroperasi setiap hari,” ungkapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bangkalan, Anik Susanti, menyampaikan, keberadaan gedung baru berdampak positif terhadap peningkatan jumlah kunjungan. Selain menyediakan ruang baca umum, perpustakaan juga memiliki ruang digital, ruang anak, ruang layanan disabilitas, serta ruang laktasi.

”Kami berharap fasilitas tersebut dapat membuka ruang literasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Kami juga menyediakan buku elektronik (e-book) bagi pengunjung yang lebih tertarik membaca secara digital,” tuturnya, Rabu (22/7).

Hingga pertengahan 2026, Perpusda Bangkalan memiliki 20.282 judul buku dengan total 37.895 eksemplar. Meski demikian, pihaknya tetap menampung berbagai masukan dari pengunjung sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan minat baca masyarakat.

”Apa yang menjadi kebutuhan pengunjung kami catat dan akan kami upayakan dipenuhi secara bertahap,” tukasnya. (ina/bil)

Editor : Amin Basiri
perpusda bangkalan koleksi buku