BANGKALAN, RadarMadura.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan bertekad untuk terus mendorong peningkatan kualiatas hidup masyarakat.
Salah satunya, melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan kampanye cegah stunting.
Kometmen itu disampaikan Bupati Bangkalan Lukman Hakim berkunjung di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), kemarin (28/7).
Yaitu menghadiri acara kampanye gerakan cegah stunting dan penganugerahan lomba video inovasi akselerasi capaian imunisasi.
Lukman mengutarakan, pencegahan stunting dan akselerasi capaian imunisasi merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
Sebab, generasi yang cerdas, kuat dan berkualitas tidak akan terbentuk tanpa imunisasi dasar yang lengkap.
Oleh sebab itu, pihaknya mendorong jajaran dinas kesehatan (Dinkes), puskesmas, bidan desa untuk terus meningkatkan capaian imunisasi di seluruh pelosok bangkalan.
Sehingga kedepannya akan lahir banyak generasi unggul dan berkualitas.
Kerja-kerja pemerintah ini tentunya juga harus didukung oleh stakeholder lainnya. Mulai dari kader di setiap desa hingga tokoh masyarakat, imbuhnya.
Orang nomor satu di Bangkalan itu juga meminta petugas kesehatan yang melakukan pemeriksaan di pos pelayanan terpadu (Posyandu) harus melakukan pengkuran dan penimbangan secara valid terhadap anak di bawah lima tahun (Balita).
Sebab, data yang valid akan menjadi penentu utama bagi pemerintah dalam mengentaskan stunting.
Jika datanya valid maka intervensi yang dilakukan juga akan tepat sasaran, imbuhnya.
Masyarakat juga perlu diedukasi tentang pentingnya mengkonsumsi makanan lokal yang memiliki gizi seimbang.
Sebab, makanan bergisi tidak harus mahal. Seperti telur, ikan, tahu, tempe dan sayur-sayuran yang bisa di pekarangan rumah.
Masih banyak masyarakat kita yang salah kaprah, memandang makanan bergizi itu harus mahal.
Padahal sebenarnya tidak, seperti daun kelor yang banyak tumbuh di sekeliling kita, katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri