BANGKALAN, RadarMadura.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-27 Jawa Pos Radar Madura (JPRM) berlangsung khidmat di kantor pusat JPRM, Jalan Soekarno-Hatta 99, Bilaporah, Socah, Bangkalan, kemarin (27/7). Rangkaian kegiatan diawali dengan khotmil Qur’an pada Minggu (26/7) malam. Kemudian dilanjutkan santunan kepada anak yatim pada Senin (27/7).
Perayaan HUT JPRM dihadiri sejumlah tokoh penting di Kota Salak. Antara lain, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far, Rektor Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) Prof. Dr. Safi', serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan.
Turut hadir perwakilan Kapolres Bangkalan, Kejari Bangkalan, Kodim dan Lanal Batuporon. Juga Ketua Bawaslu Bangkalan Mustain Saleh, Komisioner KPU Sairil Munir ikut menyemarakkan perayaan HUT Ke-27 JPRM.bangla
Direktur JPRM Abdul Aziz menyampaikan, HUT ke-27 tahun ini mengusung tema Menjangkau Lebih Luas. Sejalan dengan tema tersebut, perusahaan media cetak terbesar di Pulau Madura itu terus mengembangkan berbagai platform agar mampu menjangkau pembaca yang lebih luas.
”Kami sampaikan terima kasih atas support dan dukungannya sehingga JPRM kian eksis sampai detik ini,” ujarnya.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, JPRM telah menjadi perusahaan media yang ikut mengawal pembangunan di Madura, khususnya di Kota Zikir dan Salawat. Dia berharap JPRM tetap konsisten menyajikan pemberitaan yang faktual, akurat, dan edukatif bagi masyarakat.
”JPRM telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan di Madura. Kita semua butuh Radar Madura,” terangnya.
Politikus PDIP itu menyatakan, di tengah derasnya arus digitalisasi, kecepatan informasi menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan media. Meski demikian, JPRM dinilai mampu tetap menghadirkan informasi yang berkualitas sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
”Teruslah menjadi mitra strategis Pemkab Bangkalan dalam mendukung pembangunan di Madura,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far. Dia berharap sekaligus mendoakan agar JPRM terus eksis dan konsisten mengawal pemberitaan yang faktual serta mengedukasi masyarakat Madura.
”Semoga di usia ke-27 tahun ini, JPRM terus eksis dan konsisten memberikan informasi positif,” terangnya.
Mantan Ketua Umum KONI Kabupaten Bangkalan itu menilai, selama ini JPRM selalu konsisten menyajikan informasi yang faktual dengan akurasi pemberitaan yang terjaga. Sebagai perusahaan media cetak terbesar di Madura, JPRM dinilai telah membuktikan independensinya.
”JPRM tetap konsisten dan independen dalam menyajikan informasi,” sambungnya.
Di tempat yang sama, Rektor UTM Prof. Dr. Safi' mengungkapkan, JPRM menjadi saksi perjalanan kariernya. Menurut dia, ketika terjadi dinamika politik antara bupati dan wakil bupati di Kota Salak, dirinya kerap dimintai keterangan sebagai narasumber pemberitaan hukum oleh wartawan JPRM.
Bahkan, karena sering memberikan komentar yang dimuat di JPRM, dia mengaku pernah mendapat teguran karena dianggap tidak memperoleh izin. Padahal dirinya tidak mengatasnamakan lembaga. Tapi, secara personal sebagai akademisi di bidang hukum.
”Radar Madura sukses mencetak kadernya menjadi orang sukses. Tetaplah setia merawat akal sehat, dengan menyajikan informasi yang akurat, kritis, dan objektif. Dirgahayu Jawa Pos Radar Madura,” ucapnya. (za/han)
Editor : Amin Basiri