BANGKALAN, RadarMadura.id – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan mengambang di Dermaga Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Senin (27/7) pukul 09.41.
Jenazah itu ditemukan seorang anggota KRI Sampari-628 saat loading muatan di sekitar Dermaga Timur Lanal Batuporon.
Lettu Laut (PM) Edy menyatakan, titik penemuan mayat itu diperkirakan di koordinat 7°10'21.94"S 112°45'08.01"E.
Saat didekati oleh para saksi, mayat tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki.
Temuan tersebut akhirnya dilaporkan kepada personel Pengamanan Arsenal dan Sintel Lanal Batuporon.
Sebab, dikhawatirkan terkena baling-baling kapal yang sedang bongkar muatan barang.
Lalu, jenazah itu dievakuasi oleh Tim Patkamla Lanal Batuporon menggunakan perahu RHIB ke dermaga beaching Pos Barat Lanal Batuporon.
Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban memiliki ciri-ciri kulit sawo matang, rambut lurus, mengenakan celana pendek dengan kaus hitam polo posisi terbalik, dan celana dalam berwarna putih.
”Di bagian dahi kanan dan pangkal hidung terdapat luka,” tuturnya.
Kasatpolairud Polres Bangkalan AKP Muarip membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Setelah menerima informasi dari Lanal Batuporon, anggotanya langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Kamal.
Sekitar pukul 10.45, jenazah itu dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk diperiksa secara forensik untuk mengetahui identitas maupun penyebab kematian.
Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan Edy Suharto menyatakan, identitas korban berhasil diketahui.
Korban merupakan Markiono, warga Desa Kebun, Kecamatan Kamal. Pihak rumah sakit juga telah menghubungi keluarga korban.
Namun, hingga pukul 13.00 keluarga belum menjemput jenazah. ”Ada luka lecet dan memar akibat benda tumpul.
Dilihat dari tingkat kekakuan mayat, korban diperkirakan meninggal sekitar 6 hingga 18 jam sebelum ditemukan,” ujar dokter spesialis forensik tersebut. (ina/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti