BANGKALAN, RadarMadura.id – Proyek pembangunan rumah sakit (RS) tipe D di Desa Lombang Daya, Kecamatan Blega, memasuki tahap tender.
Pemilihan pelaksana proyek yang melekat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan tersebut dilakukan dengan metode e-purchasing atau mini kompetisi.
Kepala Dinkes Bangkalan Nunuk Kristiani mengaku telah melakukan market sounding paket kegiatan dengan pagu anggaran Rp 15 miliar itu.
Proses itu dilakukan secara offline yang diikuti tiga perusahaan konstruksi.
”Yang ikut (market sounding) tidak banyak, tapi sudah cukup memenuhi syarat,” ujarnya.
Terdapat beberapa poin yang dibahas saat market sounding bersama pelaku usaha di bidang konstruksi.
Antara lain, lokasi dan waktu pengerjaan proyek, pagu kegiatan, dan aturan-aturan umum dalam pengadaan barang dan jasa.
Nunuk mengungkapkan, pemilihan rekanan dilaksanakan pekan ini.
Pihaknya berharap bisa segera mendapat calon kontraktor yang akan menjadi pelaksana proyek pembangunan rumah sakit rujukan tersebut.
”Sehingga penandatanganan kontrak dapat dilakukan di akhir Juli nanti,” katanya.
Mantan Direktur RSUD Syamrabu itu menambahkan, terdapat beberapa infrastruktur rumah sakit yang akan dibangun dengan anggaran yang telah disiapkan.
Antara lain, ruang rawat inap, farmasi, laboratorium, dan dapur gizi.
”Lalu ruang rawat gawat darurat, poli, dan ruang operasi,” sambungnya.
Luas lahan yang disiapkan Pemkab Bangkalan untuk pembangunan rumah tipe D adalah 4.593 meter persegi.
Pengadaannya dilakukan secara bertahap mulai dari di 2021 dan 2022. Pembebasan lahan itu menelan biaya hingga Rp 6,1 miliar.
Anggota Komisi IV DPRD Bangkalan Suyito menyatakan, item pengerjaan yang harus dituntaskan pelaksana kegiatan pembangunan RSUD Syamrabu cukup banyak.
Sementara pembangunannya baru dapat dilakukan Agustus mendatang.
Maka, waktu yang dimiliki pelaksana kegiatan nantinya kurang dari lima bulan.
Oleh karena itu, pihaknya berharap pengawasan dilakukan secara intens agar sesuai skedul dan tepat waktu.
”Sehingga, infrastruktur itu bisa memberikan manfaat yang nyata untuk masyarakat dan Pemkab Bangkalan,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti