Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sebaran Dokter Umum Tak Merata, Dinkes Bangkalan Janji Tata Ulang

Hera Marylia Damayanti • Senin, 29 Juni 2026 | 08:45 WIB
Ilustrasi Grafis Dibantu AI
Ilustrasi Grafis Dibantu AI

BANGKALAN, RadarMadura.id – Sebaran dokter umum di puskesmas belum merata.

Indikasinya, terdapat puskesmas yang hanya memiliki satu hingga dua dokter umum. 

Namun, di sisi lain juga terdapat puskesmas yang memiliki lima hingga enam dokter umum (lihat grafis).

Ketimpangan sebaran dokter tersebut harus disikapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.

Sehingga, layanan publik di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) milik pemerintah bisa optimal.

Baca Juga: Racikan Jamu Tradisional Perempuan Asal Sumenep Tembus Pasar Luar Daerah hingga Malaysia

Kepala Dinkes Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Nunuk Kristiani tak memungkiri sebaran dokter di puskesmas belum merata.

Namun, pihaknya berjanji akan segera menyikapi persoalan itu demi optimalnya pelayanan kepada masyarakat.

"Nanti kita akan tata ulang (sebaran dokter). Khususnya bagi yang berstatus sebagai ASN (aparatur sipil negara)," katanya.

Penataan hanya akan dilakukan terhadap dokter yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab, dokter yang berstatus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tidak diperkenankan untuk pindah tugas.

"Kami sudah mencoba mencari formulasi (untuk penataan dokter). Tapi, masih belum selesai, karena beberapa dokter rumahnya jauh dari puskesmas yang kekurangan tenaga dokter," imbuhnya.

Terdapat empat puskesmas yang tercatat memiliki satu dokter umum. Yakni, Puskesmas Tanjungbumi, Socah, Banjar, dan Konang.

Baca Juga: Pemkab Bangkalan Minta Nakes Saling Kolaborasi, Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Ciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat

Menurut Nunuk, Puskesmas Socah sebenarnya memiliki dua dokter umum, namun berstatus sebagai tenaga BLUD.

Sedangkan FKTP yang memiliki lima hingga enam dokter adalah Puskesmas Blega, Burneh, dan Sepulu.

"Kalau hanya satu dokter memang kurang, karena layanannya di dalam dan luar puskesmas," katanya.

Kepala Puskesmas Socah Faridal Atros membenarkan jumlah dokter umum hanya dua orang. Semuanya berstatus sebagai pegawai BLUD.

Pihaknya mengeklaim jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan layanan kepada masyarakat.

"Rasionya, satu dokter melayani 5.000 orang. Kebetulan di Kecamatan Socah juga banyak dokter praktik mandiri, juga ada Puskesmas Jaddih," katanya. (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#sebaran dokter #dokter umum #Belum Merata #layanan publik #puskesmas