BANGKALAN, RadarMadura.id – Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemen HAM) berupaya memperkuat wawasan masyarakat tentang HAM.
Yaitu, dengan melaksanakan sosialisasi di Desa Dlemer, Kecamatan Arosbaya, kemarin (28/6).
Direktur Penguatan HAM MKPU Giyanto Wiyono menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman HAM kepada masyarakat.
Tujuannya, untuk meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan pengetahuan tentang HAM di Desa Dlemer dijelaskan tiga pemateri.
Yakni, tenaga ahli Menteri HAM Stanislaus Wena dan Dosen Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya Vieta Imelda Cornelis serta praktisi HAM Prof. Mulya.
"Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga toleransi, kesetaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia," sambungnya.
Kegiatan yang diikuti secara antusias oleh masyarakat itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga Desa Dlemer tentang HAM.
Khususnya yang berkaitan dengan toleransi, kesetaraan, serta pentingnya menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan itu juga bisa menjadi ruang dialog antara Kemen HAM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, dan pemerintah desa setempat.
"Semoga dengan ini tercipta komitmen bersama untuk memperkuat budaya HAM di tingkat desa," lanjutnya.
Terpisah, Asisten I Pemkab Bangkalan Anang Yulianto mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Kementerian HAM RI itu.
Pihaknya berharap, kegiatan penguatan pemahaman HAM itu bisa berdampak terhadap pemahaman masyarakat Desa Dlemer untuk terus menjaga kerukunan dan kesatuan.
"Semoga acara ini bisa berdampak terhadap pemahaman masyarakat desa tentang HAM," harapnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti