Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bupati Lukman Turut Sambut Kehadian Presiden Prabowo, Dalam Acara Penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026

Amin Basiri • Rabu, 24 Juni 2026 | 17:59 WIB
RAMAH: Bupati Bangkalan Lukman Hakim (kiri) menyambut kedatangan tamu undangan penutupan Munas dan Konbes NU di Institut Agama Islam Syaichona Moh. Cholil, Selasa (23/6).
RAMAH: Bupati Bangkalan Lukman Hakim (kiri) menyambut kedatangan tamu undangan penutupan Munas dan Konbes NU di Institut Agama Islam Syaichona Moh. Cholil, Selasa (23/6).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 berakhir, Selasa (23/6).

Penutupan agenda nasional yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto tersebut dihelat di Institut Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, pemilihan Kota Salak sebagai lokasi penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU merupakan kehormatan besar pemkab dan seluruh masyaakat Bangkalan. Sebab, tidak semua daerah memiliki kesempatan tersebut.

Agenda nasional itu tidak hanya menjadi forum keagamaan. Tetapi juga menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Bangkalan kepada para tamu undangan dari berbagai daerah di tanah air.

”Acara penutupan ini dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, dan tamu dari berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya.

Sedangkan yang tak kalah istimewa adalah, acara tersebut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

Orang nomor satu di Indonesia itu didampingi beberapa tokoh penting lainnya. Antara lain, ketua MPR RI Amad Muzani; Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono; dan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Kemudian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi; dan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.

Lalu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo; dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Selanjutnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, beserta sekretarisnya Syaifullah Yusuf. Serta Gubenur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Prawasa.

”Kami mengapresiasi dan memberikan penghormatan atas kehadiran para tokoh di Bangkalan, khususnya kepada bapak presiden RI Prabowo Subianto,” katanya.

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku bangga bisa hadir langsung dalam Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 yang digelar di Bangkalan, Selasa (23/6). Pihaknya merasa nyaman saat berada di tengah-tengah NU.

”Sambutan yang demikian besar membuat saya aman dan nyaman,” katanya.

Prabowo mengenal NU sudah sejak kecil. Sebab, dirinya pernah bertetangga dengan tokoh besar besar NU yang sekaligus Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Bahkan sesepuhnya juga menjadi bagian dari NU.

”Ada ciri khas dari NU, selain sebagai organisasi keagamaan juga sangat nasionalis, patriotik dan cinta tanah air,” katanya.

Mantan Menteri Pertahanan RI itu menyatakan, NU merupakan stabilitator saat indonesia dalam keadaan sulit. Sehingga dapat membuat stabilitas tetap terjaga.

Karena itu, pihaknya yakin NU akan selalu memiliki perananan yang positif untuk bangsa dan negera.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyatakan, Munas Alim Ulama dan Konbes merupakan permusyawaratan paling strategis menuju muktamar ke-35 yang akan dilaksanakan awal Agustus mendatang.

NU berkometmen untuk terus menjadi organiasi yang hadir dan tegak dalam menjaga keutuhan bangsa dan negera RI.

”Kami semua (warga nadhliyin) setia kepada negera. Serta rela berjuang dan berkorban demi bangsa dan negera,” katanya. (jup)

Editor : Amin Basiri
#Munas Alim Ulama #Kobes NU 2026 #bangkalan