Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Evaluasi Kapus Dilakukan Pekan Ini, Sekkab: Dirapatkan Bersama Bupati dan Wabup

Hera Marylia Damayanti • Senin, 22 Juni 2026 | 09:28 WIB
MENGUKUR KEMAMPUAN: Pegawai mengikuti asesmen mutu layanan di Unair Surabaya, Jumat (5/6). (DINKES UNTUK JPRM)
MENGUKUR KEMAMPUAN: Pegawai mengikuti asesmen mutu layanan di Unair Surabaya, Jumat (5/6). (DINKES UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan telah mengantongi hasil asesmen mutu layanan tenaga kesehatan yang dilaksanakan Kamis (4/6)–Jumat (5/6).

Itu akan menjadi dasar perombakan jabatan kepala puskesmas (Kapus).

Kepala Dinkes Bangkalan Nunuk Kristiani mengaku akan menghadap bupati untuk menindaklanjuti hasil uji kompetensi yang telah dilakukan.

Tujuannya, untuk mendapat arahan atas langkah yang akan diambil dalam pemberian tugas tambahan bagi tenaga fungsional di tingkat puskesmas.

”Semuanya akan kami laporkan ke hadapan bupati,” ujarnya.

Asesmen mutu layanan yang dilaksanakan di Universitas Airlangga itu tidak hanya menjadi acuan dalam bongkar pasang jabatan Kapus.

Namun juga menjadi dasar dalam pengisian jabatan Kapus yang kosong.

Saat ini, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) milik pemerintah yang tidak memiliki pejabat pimpinan definitif adalah Puskesmas Klampis. Kapus lama di lembaga itu telah pensiun.

”Sementara (Puskesmas Klampis) sudah diisi pelaksanaan harian (Plh) Kapus yang dipilih Plh Kadinkes,” ujar mantan Direktur RSUD Syamrabu tersebut.

Sekkab Bangkalan Ismet Effendi menyatakan, perombakan posisi Kapus rencananya akan dibahas pekan ini.

Yakni bersama bupati, wakil bupati, Kadinkes, dan mantan Plh Kadinkes.

Sebab, asesmen mutu layanan dilaksanakan saat Kadinkes Nunuk Kristriani menunaikan ibadah haji.

”Evalusi yang dilaksanakan akan menyeluruh. Termasuk bagaimana selama ini Kapus memimpin,” katanya.

Ismet menambahkan, kapus memiliki fungsi vital dalam penyelenggaraan layanan publik di bidang kesehatan.

Karena itu, pejabat yang dipilih mengisi jabatan tersebut harus memiliki komitmen yang positif.

”Karena setiap ada kritik soal pelayanan di puskesmas, yang jadi sasaran bupati. Maka, dibutuhkan sosok Kapus yang berkompeten dan mampu meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya. (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Asesmen mutu layanan #perombakan jabatan #Kapus #Dinkes Bangkalan #evaluasi