Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

UTM Launching Dies Natalis Ke-25 dan Fakultas Kedokteran, Komitmen Jaga Kualitas dan Mutu Akademik

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 12 Juni 2026 | 18:42 WIB

 

BERSEJARAH: Rektor UTM Prof. Dr. Safi’ (kiri) menerima SK izin pendirian FK dari Sekretaris Dirjen Kemdiktisaintek Prof. Dr. Med. Setiawan, dr. didampingi Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. (kanan) di Gedung Pertemuan RP Mohammad Noer Jumat (12/6). (UTM UNTUK JPRM)
BERSEJARAH: Rektor UTM Prof. Dr. Safi’ (kiri) menerima SK izin pendirian FK dari Sekretaris Dirjen Kemdiktisaintek Prof. Dr. Med. Setiawan, dr. didampingi Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. (kanan) di Gedung Pertemuan RP Mohammad Noer Jumat (12/6). (UTM UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Sejarah baru tercipta di momentum Dies Natalis Ke-25 Universitas Trunodjoyo Madura (UTM).

Di usia ke seperempat abad, UTM membuka Fakultas Kedokteran (FK) yang di-launching bersamaan dengan dies natalis ke-25, Jumat (12/6).

Rektor UTM Prof. Dr. Safi’ menyatakan, tak mudah untuk bisa mendapat legitimasi dalam mendirikan FK.

Sebab, prosesnya jauh lebih sulit dibandingkan mendirikan fakultas dan pogram studi (prodi) lainnya.

Baca Juga: Dari Pekerja Migran Menjadi BRILink Agen, Fauzi Hadirkan Layanan Keuangan bagi Warga Pulau Kangean Sumenep

Banyak proses dan tahapan yang harus dilalui untuk bisa mendapat izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Salah satunya masalah akreditasi kampus.

Di awal pengajuan, UTM masih terakreditasi baik sekali. Oleh sebab itu, pihaknya mendorong agar seluruh instrumen yang dipersiapkan untuk pendirian FK fokus meningkatkan akreditasi kampus agar menjadi unggul.

”Alhamdulillah, di 2024, UTM terakreditasi unggul. Akhirnya, cita-cita untuk mendirikan FK bisa terwujud dengan dikeluarkannya Kepmendiktisaintek Nomor 610/B/O/2026,” ujarnya.

Prof. Safi’ mengungkapkan, keberhasilan UTM mendapat izin membuka FK tidak lepas dari back up dari FK Universitas Brawijaya (UB).

Bahkan, salah satu kampus ternama di Jawa Timur tersebut menugaskan salah satu guru besarnya untuk menjadi dekan di FK UTM.

VISIONER: Rektor UTM Prof. Dr. Safi’ menyampaikan sambutan dalam acara launching dies natalis ke-25 dan Fakultas Kedokteran di Gedung Pertemuan RP Mohammad Noer Jumat (12/6). (UTM UNTUK JPRM)
VISIONER: Rektor UTM Prof. Dr. Safi’ menyampaikan sambutan dalam acara launching dies natalis ke-25 dan Fakultas Kedokteran di Gedung Pertemuan RP Mohammad Noer Jumat (12/6). (UTM UNTUK JPRM)

Orang nomor satu di lingkungan UTM itu menambahkan, penerimaan mahasiswa baru FK tahun akademik 2026/2027 telah dibuka.

Baca Juga: Harga Motor Listrik Subsidi Juni 2026 Makin Murah, Polytron dan Yadea Hadirkan Pilihan Mulai Rp12 Jutaan

Pagu penerimaannya dibatasi maksimal 50 mahasiswa baru. Pihaknya berkomitmen menjaga kualitas mutu akademik fakultas yang baru diresmikan.

”Kami kedepankan kualitas sesuai dengan standar yang diatur Permendiktisaintek,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan selamat atas peluncuran Fakultas Kedokteran di usia ke-25 UTM.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berkomitmen untuk siap bersinergi dengan kampus di ujung barat Pulau Madura tersebut.

”Ini menjadi kabar bahagia bagi kita semua, apalagi FK ini menjadi yang pertama di Madura,” katanya.

BERWIBAWA: Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan sambutan dalam acara launching Dies Natalis Ke-25 UTM dan pembukaan FK Jumat (12/6). (UTM UNTUK JPRM)
BERWIBAWA: Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan sambutan dalam acara launching Dies Natalis Ke-25 UTM dan pembukaan FK Jumat (12/6). (UTM UNTUK JPRM)

Hadirnya FK UTM menjadi penyemangat bagi transformasi SDM di Madura. Karena keberadaan kampus yang membuka FK dinantikan seluruh masyarakat di empat kabupaten di Madura.

”Kami berbahagia dengan adanya FK ini, karena meski FK ini dibuka di UTM (Bangkalan), tetapi secara jangkauan juga memberikan dampak bagi masyarakat di kepulauan di Sumenep,” katanya. (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#FK UTM #Dies Natalis Ke-25 #FK Universitas Brawijaya #utm #Kemdiktisaintek