BANGKALAN, RadarMadura.id – Pagu penerimaan siswa baru jenjang SMA dan SMK negeri di Kabupaten Bangkalan berpotensi tidak terpenuhi.
Sebab, siswa yang mengambil personal identification number (PIN) pendaftaran jauh lebih sedikit dibandingkan pagu yang ditentukan.
Kasi SMA PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Bangkalan Muh. Fauzi memaparkan, pagu sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 adalah 6.273. Perinciannya, 2.844 untuk jenjang SMA dan 3.429 SMK negeri.
Pendaftaran tahap satu jalur domisili baru dibuka Kamis (11/6)–Jumat (12/6). Namun, hasil akhir dari SPMB tahun ini sudah bisa ditebak.
Yakni, banyak SMA dan SMK negeri di Kabupaten Bangkalan yang tidak akan memenuhi pagu.
Alasannya, siswa yang mengambil PIN pendaftaran lebih sedikit dibandingkan pagu yang telah ditentukan.
Buktinya, hingga pukul 14.00 kemarin (9/6), siswa yang mengambil PIN pendaftaran hanya 4.232.
Sedangkan tahap pengambilan PIN berakhir pukul 00.00 tadi malam.
”Biasanya hanya beberapa sekolah saja yang memenuhi pagu,” ujarnya.
Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan pengambil PIN lebih sedikit dibandingkan pagu penerimaan siswa baru yang ditetapkan.
Antara lain, karena yang melaksanakan SPMB tidak hanya SMA dan SMK negeri.
”Tapi bersamaan dengan SMA dan SMK swasta. Juga, MA negeri dan swasta. Sehingga, siswa baru juga banyak terdistribusi di luar dari SMA dan SMK negeri,” katanya.
Fauzi tidak heran dengan jomplangnya angka siswa baru yang mengambil PIN dengan pagu penerimaan yang sudah ditetapkan.
Baca Juga: Sekolah Panggil Wali Murid Bahas Pungutan untuk Lepas Pisah Siswa SDN Kebundadap Timur 1
Sebab, itu terjadi hampir setiap tahun. ”Setiap tahun memang minus antara yang mengambil PIN dengan pagu, sekitar 2.000,” katanya.
Kepala SMAN 2 Bangkalan Imam Dwi Arif menyatakan, pagu SPMB yang dibuka di lembaganya 432 kursi, terdiri atas 12 rombongan belajar (rombel).
Angka tersebut paling tinggi dibandingkan sembilan SMA negeri lainnya di Bangkalan.
Selama verifikasi pengambilan PIN dilaksanakan, siswa yang datang ke lembaganya hampir 400.
Meski begitu, pihaknya yakin pagu penerimaan siswa baru tahun ini bisa terpenuhi seratus persen.
Sebab, verifikasi pengambilan PIN tidak harus datang ke lembaga yang dituju.
”Jadi bisa saja siswa dari Kecamatan Kamal daftarnya di SMAN 2 Bangkalan, tetapi pengambilan PIN-nya dilakukan di Kecamatan Kamal,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti