Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemenuhan Gizi Anak Hanya Berfokus pada Penyuluhan

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 9 Juni 2026 | 06:10 WIB
SEHAT: Seorang ibu menggendong buah hatinya di Jalan RE Martadinata Bangkalan Senin (8/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
SEHAT: Seorang ibu menggendong buah hatinya di Jalan RE Martadinata Bangkalan Senin (8/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas KB PPPA Bangkalan tidak memiliki program pemberian makanan tambahan (PMT) dalam upaya pemenuhan gizi anak.

Alasannya, tidak tersedia anggaran khusus untuk pengadaan makanan. Karena itu, instansi tersebut lebih berfokus pada kegiatan edukasi dan penyuluhan.

Kepala Dinas KB PPPA Bangkalan Sudiyo menyampaikan, sejak dirinya bertugas di instansi tersebut, belum pernah ada program PMT.

Menurut dia, kontribusi yang dapat dilakukan dinasnya lebih berupa kegiatan nonfisik seperti penyuluhan.

Pemenuhan gizi untuk anak yang kami lakukan dalam bentuk kegiatan, bukan dalam bentuk pengadaan, terangnya.

Dia menjelaskan, kegiatan penyuluhan saat ini melibatkan penyuluh keluarga berencana di masing-masing kecamatan serta pendamping keluarga.

Namun, keterlibatan mereka juga masih terbatas karena menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

Kalaupun melibatkan kader dan pendamping keluarga, hanya sebagian karena keterbatasan anggaran juga, sambungnya.

Pria yang akrab disapa Yoyok itu menambahkan, edukasi dan penyuluhan memiliki peran penting dalam upaya pemenuhan gizi anak dan balita di Kota Salak.

Menurutnya, perubahan sikap dan perilaku orang tua menjadi langkah awal yang harus didorong sebelum membentuk pola makan anak yang lebih sehat dan bergizi.

Setiap bulan kami melakukan penyuluhan, dan itu juga diberikan kepada calon pengantin, katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bangkalan Rokib berharap Pemerintah Kabupaten Bangkalan memaksimalkan program tersebut.

Yakni, aktif memberikan edukasi dan penyuluhan kepada ibu hamil maupun ibu menyusui terkait pemenuhan kebutuhan gizi.

Dinas KB harus lebih gencar memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat, sarannya. (za/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#program PMT #edukasi dan penyuluhan #Dinas KB PPPA #gizi anak #Makanan Tambahan