Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ketua KBIHU Althof Bangkalan Pastikan Kebutuhan Konsumsi Jemaah Terpenuhi

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 3 Juni 2026 | 20:25 WIB
KHUSYUK: Jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung di Sub 69 melaksanakan lempar jamrah, Jumat (29/5). (IMAM TAHMIDILLAH UNTUK JPRM)
KHUSYUK: Jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung di Sub 69 melaksanakan lempar jamrah, Jumat (29/5). (IMAM TAHMIDILLAH UNTUK JPRM)
MAKKAH, RadarMadura.id – Jutaan jemaah haji dari berbagai penjuru dunia mulai memadati kawasan Jamarat untuk menunaikan lempar jamrah pada hari tasyrik kedua.

Di tengah cuaca panas ekstrem Arab Saudi, jemaah asal Bangkalan dipastikan dalam kondisi sehat dan kebutuhan konsumsi mereka tetap terpenuhi.

Ketua KBIHU Althof Bangkalan Imam Tahmidillah mengatakan, rangkaian ibadah di Mina membutuhkan kondisi fisik yang prima.

Sebab, jemaah harus berjalan kaki menuju lokasi pelontaran jamrah.

Untuk menghindari kepadatan, pengaturan waktu keberangkatan menjadi faktor penting demi menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah.

"Jemaah di Sub 69 saat ini berada di tenda Mina untuk melaksanakan lempar jamrah pada tasyrik kedua," ujarnya.

Menurut dia, skema pergerakan jemaah telah disusun sejak dini hari.

Pola tersebut diterapkan agar jemaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk tanpa harus berdesakan dengan jutaan jemaah dari berbagai negara lainnya.

"Setelah itu, bakda Subuh jemaah akan berangkat dari tenda Mina menuju Jamarat," sambungnya.

Di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi, kondisi fisik jemaah asal Bangkalan tetap terjaga.

Hingga pelaksanaan tasyrik kedua, belum ada laporan mengenai gangguan kesehatan yang serius di kalangan jemaah.

"Alhamdulillah, kondisi jemaah sehat dan kebutuhan konsumsi terakomodasi dengan baik," katanya.

MENUJU JAMARAT: Jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung di Sub 69 hendak melaksanakan lempar jamrah, Jumat (29/5). (IMAM TAHMIDILLAH UNTUK JPRM)
MENUJU JAMARAT: Jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung di Sub 69 hendak melaksanakan lempar jamrah, Jumat (29/5). (IMAM TAHMIDILLAH UNTUK JPRM)

Selain kondisi kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar berupa konsumsi juga menjadi perhatian.

Kabar mengenai keterlambatan distribusi makanan di sejumlah maktab sempat menimbulkan kekhawatiran.

Namun, Imam memastikan jemaah yang tergabung dalam Sub 69 tetap memperoleh konsumsi sesuai kebutuhan.

"Konsumsi kami sediakan dengan baik. Jemaah tidak kekurangan makanan,” tegasnya.

Dia menambahkan, distribusi konsumsi telah diatur sesuai jadwal yang ditetapkan.

Pada hari tasyrik pertama, jemaah mendapatkan jatah makan pagi, siang, dan malam.

Sementara pada tasyrik kedua, jemaah menerima makanan segar pada pagi hari, sedangkan siang dan malam disediakan makanan siap saji.

"Untuk tasyrik ketiga, pada pagi hari jemaah mendapatkan RTE," pungkasnya. (za/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pelontaran jamrah #distribusi konsumsi #sub 69 #Jemaah haji #asal bangkalan