BANGKALAN, RadarMadura.id – Status perkara pembunuhan Agustina Beta Farihah (ABF) di Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, sudah naik ke tahap penyidikan.
Namun, hingga kini polisi belum mengamankan pria idaman lain (PIL) yang diduga menjadi pemicu insiden penganiayaan tersebut.
Kasus pembunuhan yang terjadi pada Rabu (22/4) itu diduga dipicu motif asmara.
Tersangka Mahmudi, 24, warga Desa Kelbung, Kecamatan Galis, nekat membacok ibu sambungnya karena sakit hati.
Sebab, korban diduga memiliki hubungan spesial dengan PIL.
Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan, saat ini polisi masih melakukan penyidikan terkait PIL yang diduga menjadi pemicu tewasnya ABF.
Jika nanti ternyata ada kaitan dengan perkara tersebut, polisi akan melakukan upaya hukum lebih lanjut.
”Kami masih mendalami apakah PIL ini juga ada kaitannya dengan tindak pidana,” ujarnya.
Agung menambahkan, saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap PIL tersebut.
”Berkas perkara tersebut belum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bangkalan,” imbuhnya.
Agung memastikan tidak ada keterlibatan pelaku lain dalam insiden pembunuhan tersebut karena tersangka beraksi sendirian.
”Tersangka membuntuti korban saat diantar oleh PIL. Selanjutnya tersangka menghadang dan menganiaya ABF. Sementara PIL melarikan diri,” tandasnya. (za/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti