BANGKALAN, RadarMadura.id – Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) terus dilakukan Pemkab Bangkalan.
Salah satunya melalui program pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan.
Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far mengutarakan, program pelatihan kerja dilaksanakan setiap tahun.
Kendati demikian, kegiatan itu bukan sekadar program rutinas.
Melainkan, ikhtiar pemerintah dalam mendorong peningkatan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.
”Ini sebuah investasi penting bagi masa depan Kabupaten Bangkalan. Apalagi persaingan global dan tuntutan dunia kerja yang semakin tinggi,” ujarnya.
Saat ini kebutuhan SDM di bursa tenaga kerja tidak hanya mempertimbangkan aspek latar belakang akademik dan ijazah.
Tetapi, juga mempertimbangkan kompetensi dan soft skill.
Karena itu, pemerintah terus berupaya memperkuat keterampilan para generasi penerus di Bangkalan.
Terdapat tujuh kejuruan yang akan dilaksanakan dalam pelatihan kerja tahun ini.
Yakni kejuruan desain grafis, content creator, las, listrik, menjahit, pembuatan roti dan kue, serta tata rias.
Pihaknya berharap program yang dilaksanakan dapat memacu peningkatan serapan tenaga kerja di Bangkalan.
”Karena kejuruan yang dilaksanakan sangat relevan dengan kebutuhan pasar atau bursa kerja saat ini,” katanya.
Mantan Dirut PT Sumber Daya itu menambahkan, program pelatihan kerja dilaksanakan selama 33 hari.
Kecuali pelatihan pembuatan roti dan kue yang hanya digelar 18 hari. Juga pelatihan tata rias yang digelar hanya lima hari.
”Kami harap peserta pelatihan mengikuti seluruh kegiatan secara saksama, serius, dan disiplin. Tunjukkan bahwa saudara memiliki semangat untuk meraih keberhasilan,” imbaunya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti