Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Gandeng Investor Buka Kawasan Kota Baru, Fokus Pengembalian Masa Kejayaan Kecamatan Kamal

Abdul Basri • Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB
BERSINERGI: Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan wakilnya Moch. Fauzan Ja’far foto bersama dengan pimpinan SMI di Pendopo Agung usai melakukan pertemuan kemarin.
BERSINERGI: Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan wakilnya Moch. Fauzan Ja’far foto bersama dengan pimpinan SMI di Pendopo Agung usai melakukan pertemuan kemarin.

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menggandeng investor untuk mengembangkan kawasan kota baru di wilayah Kecamatan Kamal. Khususnya di Desa Gili Timur dan Desa Banyuajuh Kecamatan Kamal.

Perusahaan yang digandeng Pemkab Bangkalan dalam rangkan pengembangan kawasan kota baru adalah PT Sinergi Mitra Investama (SMI). Anak perusahaan PT Semen Indonesia itu telah mempresentasikan rencana pengembangan kota baru yang akan dilakukan di hadapan Bupati Bangkalan Lukman Hakim, kemarin (19/5).

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, pemkab menyambut baik rencana pengembangan kawasan kota baru yang digagas perusahaan yang berpusat di Kabupaten Gresik tersebut. Tujuannya, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kota Salak.

”Kami yakin dengan adanya kota baru akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat,” ujarnya.

Kecamatan Kamal pernah menjadi pusat ekonomi Kabupaten Bangkalan sebelum adanya Jembatan Suramadu. Namun setelah jembatan terpanjang di Indonesia itu beroprasi pada 2009, perekonomian di Kecamatan Kamal makin redup.

DIBAHAS BERSAMA: Bupati Bangkalan Lukman Hakim memperhatikan pemaparan rencana pengembangan kota baru yang disampaikan perwakilan PT SIM di Pendopo Agung.
DIBAHAS BERSAMA: Bupati Bangkalan Lukman Hakim memperhatikan pemaparan rencana pengembangan kota baru yang disampaikan perwakilan PT SIM di Pendopo Agung.

”Hadirnya kota baru ini kami optimis Kecamatan Kamal bisa kembali ke masa kejayaannya seperti dulu,” katanya.

Lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kota baru baru sekitar 10 hektare. Sementara kebutuhannya lebih dari angka itu. Salah satu kendala yang saat ini dihadapi adalah banyaknya lahan yang berstatus sebagai lahan sawah yang dilindungi (SLD).

”Maka salah satu yang harus segera diselesaikan yaitu pelepasan status LSD,” katanya.

Orang nomor satu di Bangkalan itu menambahkan, pemerintah akan menyambut positif setiap investor yang ingin mengembangkan usaha di Kabupaten Bangkalan. Bahkan pemkab berkometmen untuk mempermudah proses pengurusan izin sesuai ketentuan yang berlaku.

”Ketika banyak investor kesempatan mendapat pekerjaan semakin banyak, dan kesejahteraan akan meningkat,” katanya. (jup)

 

Editor : Abdul Basri
#Gandeng #investor #Kejayaan #kawasan