BANGKALAN, RadarMadura.id - Warga Desa Tlangoh Barat, Kecamatan Tanjungbumi digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas, Sabtu (2/5).
Janazah perempuan yang ditemukan dalam kondisi mengapung tersebut dibawa ke RSUD Syamrabu untuk diotopsi.
Mayat perempuan dalam kondisi mengenaskan itu diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar sembilan hingga 12 hari sebelum ditemukan.
Kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas mayat tersebut.
Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menyatakan, identitas mayat perempuan itu belum diketahui.
Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas Mr X.
Agung belum bisa memberikan keterangan secara detail soal penyebab kematian mayat tersebut, meskipun dari hasil pemeriksaan dokter ditemukan beberapa tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Sebab hingga saat ini identitas dan keluarga mayat perempuan itu belum terungkap.
"Kami belum bisa memastikan apa penyebab kematiannya, untuk saat ini masih menyelidiki identitas korban," katanya.
Kepala Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Edy Suharto menerangkan, dari hasil otopsi ditemukan beberapa tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Yakni di bagian pinggang sebelah kanan dan kiri.
"Ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, pinggang kiri dan kanan sama-sama ditemukan tanda kekerasan," bebernya.
Tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban berupa luka memar akibat benda tumpul. Edy memperediksi mayat tanpa identitas itu berusia 40 tahun lebih.
"Meninggalnya sekitar sembilan sampai 12 hari laku," katanya. (za/jup)
Editor : Amin Basiri