Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kadin Teken MoU dengan UTM Kolaborasi Percepat Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi

Abdul Basri • Kamis, 23 April 2026 | 18:22 WIB
KOLABORASI: Rektor UTM Prof Safi (tiga dari kiri) dan Ketua Kadin Bangkalan Supai M. Noor (tiga dari kanan) memperlihatkan dokumen MoU yang telah ditandatangani di gedung rektorat.
KOLABORASI: Rektor UTM Prof Safi (tiga dari kiri) dan Ketua Kadin Bangkalan Supai M. Noor (tiga dari kanan) memperlihatkan dokumen MoU yang telah ditandatangani di gedung rektorat.

BANGKALAN, RadarMadura.id – Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam percepatan pembangunan Kabupaten Bangkalan. Salah satu upaya yang dilakukan, berkerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bangkalan.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UTM dengan Kadin Bangkalan dilakukan kemarin (23/4). Dokumen itu diteken Rektor UTM Prof Safi’ dan Ketua Kadin Bangkalan Supai M. Noor.

Rektor UTM Prof Safi’ menyambut positif kerjasama dengan organisasi yang menjadi wadah para pengusaha tersebut. Kolaborasi itu bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Salak.

Sudah selayaknya kampus bermitra dengan pelaku usaha dan industri. Yakni, sebagaimana diamanatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Sehingga pradigma kampus berdampak dapat terimplementasi.  ”Sekarang tinggal bagaimana kita menindaklanjuti hasil MoU yang telah disepakati,” ujarnya.

Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan pasca penandatanganan itu adalah punyusunan kajian akademik tentang kawasan industri kemaritiman (KIK). ”Kebetulan (penyusunan akademik KIK) ini sama persis dengan yang diinginkan Bupati Bangkalan Lukman Hakim. Maka ini yang akan kami garap pertama, dan akan disusul dengan garapan-garapan lainnya,” tutur mantan Dekan FH UTM tersebut.

Sementara Ketua Kadin Bangkalan Supai M. Noor mengutarakan, terdapat beberapa alasan yang mendasari organisasinya bekerjasama dengan UTM. Antara lain, untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang akan menduduki jabatan strategis di perusahaan para anggota kadin.

Selain itu, kadin juga ingin mendorong terciptanya percepatan pembangunan dan ekonomi di Kabupaten Bangkalan. Salah satu potensi yang dapat dimaksimalkan industri kemaritiman. Sebab, letak geografis Kabupaten Bangkalan sangat strategis.

Apalagi, saat ini aksesbilitas dari Surabaya ke Bangkalan sudah jauh lebih efisien dengan adanya jembatan Suramadu. Namun, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bangkalan jauh lebih lambat dibandingkan beberapa daerah yang menjadi penyanggah Surabaya.

”Mengapa Kabupaten Gresik, Sidoarjo, dan Kota Mojekorto itu maju, sementara Bangkalan tidak. Padahal dengan ada Jembatan Suramadu, jarak tempuh Surabaya-Madura itu sekitar lima menit saja,” kata Supai.

Oleh sebab itu, problematika tersebut harus dikaji secara akademis oleh UTM dengan melibatkan SDM di internalnya. Dengan demikian, masalah yang selama ini menjadi penghambat percepatan ekonomi di Bangkalan bisa diurai. 

”Kadin ingin Kabupaten Bangkalan maju seperti Gresik, Sidoarjo dan Kota Mojokerto. Oleh sebab itu, kami mengajak semua stakholder saling berkolaborasi. Mulai dari tokoh masyarakat, pemuda hingga tokoh blater,” katanya. (jup)

Editor : Abdul Basri
#bangkal #utm #ekonomi #kadin #Pembangunan