Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Puluhan Perusahaan Konstruksi Mundur, Dalam Lelang Penawaran Proyek Gedung RSUD Syamrabu

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 23 April 2026 | 07:53 WIB
FASKES RUJUKAN: Pengunjung berada di depan ruang lobi RSUD Syamrabu Bangkalan Rabu (22/4). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
FASKES RUJUKAN: Pengunjung berada di depan ruang lobi RSUD Syamrabu Bangkalan Rabu (22/4). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Proyek pembangunan gedung manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Roto Ebu (Syamrabu) Bangkalan dilelang.

Pagu anggarannya Rp 35 miliar. Dari 32 rekanan yang mengunduh dokumen pemilihan lelang, hanya satu yang mengajukan penawaran, yakni PT Jaya Kirana Sakti.

Dengan demikian, terdapat 31 perusahaan konstruksi lainnya mundur.

Sementara penawaran yang diajukan perusahaan konstruksi yang beralamat di Perumahan Puri Taman Asri Blok Aa, 17, Pagesangan, Kota Surabaya, itu senilai Rp 28.132.457.417.

Baca Juga: Terekam Kamera Pemantau, Aksi Maling Sepeda Motor di Desa Banyuajuh

Direktur RSUD Syamrabu Farhat Surya Ningrat menyatakan, pemilihan pelaksana  proyek yang melekat di lembaganya diserahkan ke Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setkab Bangkalan.

Pihaknya akan melakukan beberapa langkah strategis setelah pemilihan penyedia dilakukan.

Yakni, dengan mendatangi kantor perusahaan konstruksi pemenang lelang.

Tujuannya, untuk mengecek secara langsung kesiapan personel maupun sarana dan prasarana (sarpras) yang dilampirkan penyedia dalam proses lelang.

”Kami akan melibatkan tim dari kejaksaan. Karena pembangunan gedung manajemen ini mendapat pendamping dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan,” ujarnya.

Terdapat beberapa item pengerjaan yang harus dituntaskan pemenang lelang dalam proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

Baca Juga: Percepat Pembangunan, Pemkab dan TNI Luncurkan Program TMMD 

Yakni, pembangunan gedung manajemen lima lintai, pengecatan interior gedung, rehabilitasi ruang instalasi unit gawat darurat (UGD), dan pembangunan tempat parkir.

”Tempat parkir yang dibangun hanya khusus untuk karyawan rumah sakit,” katanya.

Ketua Pokja Lelang Proyek Pembangunan Gedung Manajemen RSUD Syamrabu Bambang mengaku tidak tahu secara pasti mengapa banyak perusahaan konstruksi yang tidak mengajukan penawaran. Namun, kemungkinan karena tidak memenuhi syarat.

”Karena siapa pun bisa men-download dokumen pemilihan,” ujarnya.

Peserta lelang yang mengajukan penawaran hanya PT Jaya Kirana Sakti. Saat ini tender memasuki tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga. Sekaligus tahap pembuktian kualifikasi.

”Karena yang mengajukan penawaran hanya satu, maka masih ada tahap negosiasi. Sementara kalau lebih dari satu, tanpa ada negosiasi antara penyedia dengan pokja (lelang),” katanya. (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pembangunan gedung manajemen #perusahaan konstruksi #proyek #mundur #rsud syamrabu